kominfo@pamekasankab.go.id

Jl Jokotole Gg IV No.01 Pamekasan, jawa timur.

+62 324 322 868

Detail Berita

YOUTH FUN JUGGLING COMPETITION

Pamekasan 15/12/2020 - Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Pamekasan bersama Asosiasi Kabupaten (Askab) Kabupaten Pamekasan mengikuti gelaran Youth Fun Juggling Competition yang diadakan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Republik Indonesia. Kabupaten Pamekasan sebagai salah satu peserta Kota/Kabupaten yang termasuk dalam gelaran tersebut dikarenakan Pulau Madura khususnya Kabupaten Pamekasan mempunyai klub sepakbola yang sudah terkenal dibelantika sepakbola nasional. Klub tersebut yakni “Madura United” yang sering menjadi perbincangan banyak kalangan penggemar olahraga ini.

Menpora RI, Zainudin Amali membuka Youth Fun Juggling Competition di Surabaya yang secara vitual disaksikan oleh seluruh peserta bertempat di Hotel Odaita Kabupaten Pamekasan. Kompetisi yang menerapkan protokol kesehatan yang ketat ini diharapkan dapat meningkatkan minat terhadap sepakbola di tengah pandemi covid – 19. Kegiatan lomba adu ketangkasan ini diselenggarakan oleh Kemenpora secara nasional di enam provinsi lokasi penyelenggaraan Piala Dunia U-20 2021. Lebih dari 11.000 pesepak bola cilik usia 12-16 tahun adu ketangkasan pada kegiatan tersebut baik secara fisik maupun virtual.

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Pamekasan memberikan supporting baik dari segi peralatan maupun Sumber Daya Manusia (SDM). Sejalan dengan Surat Dinas yang dikeluarkan oleh Dispora Kab. Pamekasan ditujukan kepada Diskominfo Kab. Pamekasan perihal permintaan bantuan peralatan untuk mendukung video conference tersebut. Menurut Johan, Ketua Askab Kabupaten Pamekasan, Askab sudah banyak melahirkan pemain – pemain muda berbakat yang siap bersaing ditingkat nasional. “Inilah tiga orang pemuda berbakat (sambil menunjuk kepada ketiga pemuda tersebut) anak asli Madura Pamekasan yang telah direkrut masuk tim Madura United hasil bimbingan Askab, beri tepuk tangan,” pungkasnya.

Kegiatan ini dibuat dengan tujuan untuk merangsang masyarakat agar ikut aktif memeriahkan hajatan besar Piala Dunia U-20 2021. Kegiatan ini juga diharapkan menjadi medium yang mampu menyalurkan bakat-bakat sepak bola level dini, dan mengisi kekosongan di tengah vakumnya Shopee Liga 1 2020. “Ini untuk mengisi kekosongan karena sekarang tidak ada kompetisi. Ini sesuai dengan Instruksi Presiden (Inpres) kepada kami dan PSSI, Inpres No. 3 tahun 2019 tentang percepatan pembangunan persepakbolaan. Oleh karena itu tidak mungkin Kemenpora jalan sendiri tanpa bersama-sama dengan PSSI,” ucap Zainuddin Amali.

 

Source : Dinas Kominfo Kabupaten Pamekasan