kominfo@pamekasankab.go.id

Jl Jokotole Gg IV No.01 Pamekasan, jawa timur.

+62 324 322 868

Detail Berita

DAPAT BANTUAN BEDAH RUMAH, PENERIMA : TERIMAKASIH PAK BUPATI

Pemkab Pamekasan- Asyiatul Laili (40) warga Desa Klompang Barat Kecamatan Pakong, Pamekasan, Madura, Jawa Timur tak henti-hentinya mengucapkan kalimat syukur setelah dirinya mendapat bantuan stimulan rumah tak layak huni (RTLH) dari pemerintah daerah.

Adanya bantuan stimulan tersebut sangat membantu masyarakat yang memiliki rumah tidak layak. Program itu pun ia rasakan sendiri setelah rumahnya selesai dibangun berkat bantuan pemerintah, yakni Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam.

"Saya dapat bantuan dari bapak bupati, terimakasih banyak kepada bapak bupati, dan kepada bapak camat dan kepala desa. Alhamdulillah saya sekarang tidurnya enak dan nyaman," katanya, Kamis (7/10/2021).

Dia berharap, program tersebut bisa berkelanjutan di masa yang akan datang. Mengingat, program itu mampu membahagiakan warga kurang mampu yang masih hidup di gubuk reyot.

"Terimakasih banyak bantuannya pak bupati," katanya lagi.

Suja e warga Desa Bungbaruh Kecamatan Kadur menyampaikan hal yang sama kepada Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam atas program bantuan RTLH yang didapat orang tuanya. Berkat bantuan tersebut, orang tuanya bisa hidup tenang dan nyaman.

"Semoga menjadi bantuan yang barokah, saya sampaikan terimakasih kepada bapak bupati atas bantuan ini," tandasnya.

Pemkab Pamekasan tahun 2021 menganggarkan bantuan stimulan terhadap sekitar 760 rumah tak layak huni di 13 kecamatan. Sementara tahun 2022 ditargerkan mencapai 1.000 RTLH.

"Pemkab Pamekasan tahun ini membangun rumah tidak layak huni itu jumlahnya sekitar 760-an. Mohon doanya semoga tahun depan bisa sampai seribu RTLH yang dibangun pemerintah," kata Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam.

Bupati yang akrab disapa Mas Tamam ini menambahkan, pihaknya akan mendorong pembangunan RTLH bersama semua stakeholder hingga tingkat desa. Namun yang pasti, tidak semua masyarakat yang memiliki RTLH bisa dibantu dalam kurun waktu satu tahun.

"Kalau satu tahun dua tahun tidak mungkin bisa dapat (bantuan, red) semua," tandasnya.

Dia mengajak para penerima bantuan bersyukur atas nikmat yang telah diberikan Allah SWT. Karena dengan bersyukur, Allah akan menambah nikmat kepada hambanya, demikian juga sebaliknya.

"Semoga rumah ini menjadi baiti jannati, rumah yang membahagiakan. Bismillah-nya aladini masyarakat baba (mengayomi masyarakat kecil, red)," pungkasnya.