kominfo@pamekasankab.go.id

Jl Jokotole Gg IV No.01 Pamekasan, jawa timur.

+62 324 322 868

Detail Berita

BUPATI PAMEKASAN PANTAU LANGSUNG PENGASPALAN JALAN PEGANTENAN - BATUMARMAR

Pemkab Pamekasan- Bupati Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Baddrut Tamam meninjau langsung perbaikan poros jalan Kecamatan Pegantenan menuju Kecamatan Batumarmar, Kamis (21/10/2021) siang.

Bupati yang akrab disapa Mas Tamam tersebut didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Cahya Wibawa, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP), Muharram, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Taufikurrahman, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub), Ajib Abdullah, dan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Kusairi.

Rombongan bupati dan pejabat di lingkungan Pemkab Pamekasan tersebut berangkat dari Mandhapa Aghung Ronggosukowati sekitar pukul 13.30 WIB melewati Jalan Raya Pegantenan. Orang nomor satu di bumi Gerbang Salam itu beberapa kali berhenti di tengah jalan melihat perbaikan jalan dan pembangunan bronjong yang sedang dikerjakan.

Bupati juga menyempatkan diri makan nasi bungkus secara lesehan bersama para pekerja sembari bincang-bincang terkait pembangunan dan pelebaran jalan menuju pantura Pamekasan tersebut.

"Kita meninjau langsung perbaikan jalan dari Kecamatan Pegantenan menuju Kecamatan Batumarmar. Tahun 2020 kemarin ada 7 kilo meter yang kita sudah perbaiki, dan di 2021 ada 11 kilo meter luas jalan yang kita perbaiki dari Pegantenan sampai daerah Bujur," kata Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam kepada awak media.

Bupati yang dikenal dengan bapak desa tersebut menambahkan, selain perbaikan dan pelebaran jalan, pihaknya juga berencana memberikan penerangan jalan umum dari kota Pamekasan hingga Kecamatan Batumarmar demi kenyamanan masyarakat.

"Nanti jalan ini akan mulus, kami juga akan berikan penerangan. Kenapa kita prioritaskan perbaikan jalan? Karena masyarakat Batumarmar kalau menuju kota mesti lewat Waru dulu. Kalau lewat Waru butuh waktu 1 jam 45 menit. Kalau sudah diperbaiki, dari Batumarmar menuju kota hanya sekitar 45 menit," jelasnya.

Bupati yang memiliki program desa tematik tersebut melanjutkan, perbaikan jalan akan berdampak positif terhadap laju perekonomian masyarakat pantura. Mulai komoditas pertanian, dan potensi lain di desa yang dapat diperjual belikan ke wilayah perkotaan

"Harapan saya, jalan ini menjadi jalan kesejahteraan. Jalan yang memakmurkan antara selatan dan utara. Tidak hanya itu, kita juga mendorong beberapa prioritas lain, diantara beberapa akses jalan menuju poros desa. Misalnya, dari Bujur Timur ke Bujur Barat sampai Pangereman, dan di Desa Pangereman sudah selesai," tandasnya.

Bupati yang memiliki terobosan desa tematik untuk menggali potensi desa itu menjelaskan, pelebaran jalan masing-masing sisi kanan dan kiri seluas satu meter itu diharapkan mampu memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan.

"Ini yang disebut kerja kongkrit pemerintahan, kerja luar biasa kita semua. Informasi yang saya terima, jalan ini lebih 15 tahun tidak tergarap, dan kita selesaikan. Ayo dukung bareng-bareng program perbaikan dan penerangan jalan ini untuk membuat poros jalan tidak ada selatan dan utara," pintanya.

Bupati dengan sederet prestasi ini menargetkan, perbaikan sekaligus pelebaran jalan tersebut selesai pada bulan Desember 2021 dengan panjang 11 kilo meter.