diskominfo@pamekasankab.go.id
Jl. Jokotole Gg IV No.01 Pamekasan, Jawa Timur.
Bupati Pamekasan jadi Pembina Upacara Hari Santri Nasional 2025
Rabu, 22 Oktober 2025 739
Pemkab Pamekasan- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Madura, Jawa Timur bersama pengurus cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) setempat menggelar upacara hari santri nasional (HSN) 2025 di lapangan Mandhapa Aghung Ronggosukowati, Rabu (22/10/2025).
Upacara tersebut dihadiri jajaran forkopimda, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), perwakilan organisasi kemasyarakatan, lembaga dan badan otonom di bawah PCNU Pamekasan, serta santri perwakilan dari berbagai pondok pesantren.
Bupati Pamekasan, Dr. KH. Kholilurrahman bertindak sebagai pembina dalam upacara Hari Santri dengan tema "Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia" tersebut .
"Alhamdulillah kita hari ini bisa melaksanakan upacara hari santri nasional 2025. Sebuah momentum yang selalu kita harapkan dengan penuh rasa cinta dan kebanggaan," kata Kyai Kholil mengawali sambutan tertulis Menteri Agama, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar. MA.
Menurutnya, kemerdekaan indonesia tidak lepas dari peran besar pesantren, santri dan kyai dalam merebut negara kesatuan Republik Indonesia dari tangan penjajah. Resolusi jihad yang didengungkan KH. Hasyim Asy'ari menjadi salah satu bukti nyata akan peran tersebut.
"Tahun ini merupakan 10 tahun ditetapkannya Hari Santri oleh pemerintah pada tahun 2015. Dalam 10 tahun ini kita melihat peran pesantren dalam kehidupan berbangsa dan bernegara," tandasnya.
Pesantren menjadi pusat pendidikan santri dalam mencari berbagai disiplin ilmu pengetahuan, sekaligus menempa diri dalam akhlak dan karakter. Dari pesantren telah lahir peserta didik yang tidak hanya cerdas intelektual, tetapi juga cerdas secara spiritual dan moral.
"Banyak dari kalangan pesantren yang telah menjadi tokoh nasional, pengusaha, dan lain sebagainya. Bahkan, saat ini telah banyak santri berkiprah di level internasional," ungkapnya.
Dia mengajak para santri untuk menempa diri dengan baik selama berada di pesantren, agar tidak sekadar menjadi penonton dalam setiap perubahan zaman. Karena santri harus menjadi pelaku sejarah dalam setiap perubahan tersebut.
"Kita juga bersyukur, pesantren telah dilibatkan dalam setiap program pemerintah. Seperti program makan bergizi gratis, cek kesehatan massal gratis, dan lain-lain. Oleh karena itu, kita patut menyampaikan terima kasih kepada Presiden RI, Prabowo Subianto," pungkasnya.
BERITA LAINNYA
Apresiasi Pamekasan Economic Fest 2026, Bupati Dorong Pertumbuhan Ekonomi
Rabu, 10 Juni 2026
Pemkab Pamekasan Akan Rancang Wisata Halal
Selasa, 09 Juni 2026
Pemkab-Pemdes dan Peguyuban Teken MoU Pengelolaan Wisata Jumiang
Senin, 08 Juni 2026
Pamekasan Kembali Raih WTP, Bupati Kholil Pertahankan Capaian ke 12
Sabtu, 30 Mei 2026
Disdikbud Pamekasan Sosialisasikan Penerbitan Ijazah Elektronik
Selasa, 26 Mei 2026
Bupati Pamekasan Meraih Penghargaan Prestisius dari Mendikdasmen RI
Selasa, 26 Mei 2026
Harkitnas 2026, Bupati Pamekasan : Mari Bangkit, Malu Datang Terlambat
Kamis, 21 Mei 2026