diskominfo@pamekasankab.go.id
Jl. Jokotole Gg IV No.01 Pamekasan, Jawa Timur.
Mahfud MD Kunjungi Pamekasan, Berikan Orasi Kebangsaan
Selasa, 06 Januari 2026 614
Pemkab Pamekasan- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Madura, Jawa Timur menerima kunjungan anggota Komisi Reformasi Polri, Prof. Dr. Mahfud MD di Peringgitan Dalam Mandhapa Aghung Ronggosukowati, Senin (5/1/2026).
Kunjungan dalam rangka memberikan orasi kebangsaan dalam penegakan hukum di Indonesia tersebut diterima langsung Bupati K.H. Kholilurrahman dan Wakil Bupati Sukriyanto, pimpinan DPRD, Forkopimda serta jajaran pimpinan organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemkab Pamekasan.
"Atas nama pemerintah dan masyarakat kami menghaturkan selamat datang dan penghormatan yang setinggi-tingginya kepada Bapak Prof. Mahfud MD di Kabupaten Pamekasan," kata Bupati Pamekasan, Kholilurrahman saat memberikan sambutan dalam acara tersebut.
Dia menyampaikan, progress pembangunan sumber daya manusia (SDM) dan pembangunan fisik di daerahnya berkembang pesat. Adanya jembatan Suramadu tidak sebatas menjadi media penghubung antar daerah, melainkan menjadi jembatan perekonomian di Madura dan Pamekasan secara khusus.
"Perlu kami laporkan Bapak, Pamekasan dari tahun ke tahun dan dari bulan ke bulan akan semakin baik Bapak. Amanah yang diberikan kepada kami insyaallah dapat berjalan dengan baik. Alhamdulillah juga, laporan dari BPS penurunan angka kemiskinan hampir satu digit," tandasnya.
Sementara itu, anggota Komisi Reformasi Polri, Mahfud MD dalam orasinya mengajak masyarakat untuk mensyukuri anugerah kemerdekaan bangsa, Indonesia mengalami kemajuan yang sangat luar biasa apabila dibandingkan dengan puluhan tahun yang lalu.
"Indonesia ini maju, luar biasa. Kalau ada masalah-masalah, seperti permasalahan keadilan, hukum dan lain-lain, itu biasa dan evaluasi bersama. Tetapi mari kita syukuri kemajuan ini," ungkapnya.
Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) RI tersebut menyampaikan, berkurangnya angka kemiskinan merupakan dampak dari kemajuan Indonesia. Dari awal kemerdekaan Indonesia angka kemiskinan terus turun. Terbaru angka kemiskinan berkisar 8 persen dari jumlah penduduk Indonesia.
"Bahwa majunya lambat, karena yang diurus banyak. Indonesia ini besar terdiri dari berbagai ras suku bangsa. Afganistan hanya satu bangsa tapi perang terus, Amerika hanya punya daratan, australia hanya daratan, Indonesia pulaunya besar, daratannya luas, bangsanya besar, tetapi tetap bersatu. Ini keajaiban dan anugerah Allah yang perlu kita syukuri," jelasnya.
Mahfud MD menegaskan bahwa hukum tidak boleh tunduk pada kekuasaan, tetapi harus menjadi alat untuk melindungi rakyat dan menjaga martabat bangsa. Negara yang kuat bukanlah negara yang kebal kritik, melainkan negara yang berani menegakkan hukum secara adil, konsisten, dan tanpa pandang bulu. Dari sinilah demokrasi, keadilan, dan persatuan bangsa menemukan maknanya. Hukum yang adil adalah napas kebangsaan.
BERITA LAINNYA
Menkop RI Apresiasi Gerak Cepat Pembangunan KDKMP di Pamekasan
Minggu, 22 Februari 2026
Persepam Serahkan Tropi Juara Liga 4 ke Pemkab, Manajer Sebut Peran Penting Bupati
Sabtu, 21 Februari 2026
Hadiri HPN 2026, Bupati Pamekasan Minta Bangun Sinergi Positif
Rabu, 18 Februari 2026
Pemkab Pamekasan Musnahkan Ribuan Miras, Bupati : Ini Bukti Keseriusan
Selasa, 10 Februari 2026
Bupati Pamekasan Hadiri Pelantikan Pengurus IMAMAH
Kamis, 05 Februari 2026
Pemkab Pamekasan Sambut Mahasiswa Doktoral Terbaik Tianjin University Cina
Rabu, 04 Februari 2026
Disdikbud Pamekasan Gelar Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Tes Kemampuan Akademik
Senin, 02 Februari 2026