diskominfo@pamekasankab.go.id
Jl. Jokotole Gg IV No.01 Pamekasan, Jawa Timur.
TIGA CARA MAS TAMAM AGAR COVID-19 HILANG DAN EKONOMI REBORN
Sabtu, 09 Oktober 2021 1.310
Pemkab Pamekasan- Bupati Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Baddrut Tamam memberikan cara kepada masyarakat agar wabah covid-19 segera hilang dari muka bumi. Termasuk di bumi Gerbang Salam.
Bupati yang akrab disapa Mas Tamam ini mengatakan, pihaknya melakukan edukasi kepada masyarakat tentang bahaya covid-19 yang telah membuat tingkat kesehatan masyarakat menurun dan perekonomian Indonesia lesu.
Edukasi itu dilakukan melalui sosialisasi masif antar semua stakeholders hingga tingkat desa. Meskipun ada pihak tertentu yang tidak mempercayai adanya covid-19 lantaran telah termakan berita bohong atau fitnah.
Selain itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan juga membentuk masjid tangguh bencana (mastana), pasar tangguh bencana (pastana), pesantren tangguh bencana (santana), pedagang kaki lima tangguh bencana (gangtana), komunitas tangguh bencana (montana), serta vaksinasi masif di beberapa lembaga dan pondok pesantren agar tercipta kekebalan kelompok di tengah-tengah masyarakat.
Menurutnya, dampak adanya berita hoax tersebut membuat seseorang ragu, tidak percaya, bahkan menolak atas informasi benar yang disampaikan pemerintah. Bahkan, adanya vaksinasi yang dilakukan pemerintah untuk membuat herd immunity masyarakat tak luput dari serangan fitnah yang masif di media sosial.
Bupati dengan sederet prestasi ini menerangkan, ada tiga cara yang dapat dilakukan masyarakat agar tingkat kesehatan meningkat dan ekonomi masyarakat bangkit kembali. Sehingga masyarakat dapat beraktifitas seperti semula.
"Kuncinya agar segera reborn ekonomi kita, agar segera bangkit kemakmuran dan kesejahteraan kita, maka ayo vaksin, ikuti protokol kesehatan dan jangan lupa berdoa kepada Allah SWT. Itu kuncinya," terangnya, Kamis (7/10/2021).
Tokoh muda Nahdlatul Ulama ini menegaskan, masyarakat harus menyadari tentang pentingnya vaksin dan protokol kesehatan. Tidak perlu berdebat tanpa pengetahuan yang jelas.
"Kalau debatnya panjang, tidak vaksin, protokol kesehatan dan tidak berdoa, tidak dapat apa-apa. Sementara ekonomi dan pandemi ini bertolak belakang, pandemi menghendaki berjarak, ekonomi menghendaki berdekatan. Makanya kalau ingin ekonomi kita bangkit kembali, vaksin, prokes dan bedoa," ajak dia.
BERITA LAINNYA
Semester Satu 2026, Jawa Timur Raup Investasi hingga 72 Triliun, 1 Juta Lebih Tenaga
Senin, 12 Oktober 2026
Festival Drumband Warnai Perayaan Hari Jadi Pamekasan ke 496
Minggu, 04 Oktober 2026
Bupati Pamekasan Berikan Tali Asih untuk Veteran di Hari Kesaktian Pancasila
Kamis, 01 Oktober 2026
Bupati Pamekasan Instruksikan Puskesmas hingga Rumah Sakit Segera Tangani Pasien Krit
Sabtu, 26 September 2026
Tidak hanya Olahraga, Bupati Pamekasan Komitmen Lestarikan Budaya
Kamis, 24 September 2026
Bupati Pamekasan Buka MTQ Tingkat Kabupaten, Berharap Bukan Sekadar Cari Piala
Rabu, 23 September 2026
Disperpusip Pamekasan Gelar Dialog Kepustakaan
Rabu, 16 September 2026