diskominfo@pamekasankab.go.id
Jl. Jokotole Gg IV No.01 Pamekasan, Jawa Timur.
Wow! Malam Kemilau Madura Berlangsung Spektakuler
Selasa, 03 November 2026 62
Pemkab Pamekasan- Event Malam Kemilau Madura yang bertempat di alun alun Monumen Arek Lancor Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur berlangsung spektakuler, Senin (2/11/2026) malam.
Malam puncak rangkaian hari jadi ke-496 Kabupaten Pamekasan tersebut dihadiri langsung Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan, Dr. KH. Kholilurrahman dan H. Sukriyanto, jajaran Forkopimda, dan pimpinan organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemkab Pamekasan.
Tidak hanya itu, event tahunan dengan tema "Simponi Budaya Pamekasan" tersebut dihadiri juga perwakilan Kementerian Kebudayaan RI, perwakilan Gubernur Jawa Timur, pengusaha, tokoh lokal, regional hingga tokoh nasional.
Event tersebut juga dihibur berbagai tari tradisional khas Pamekasan, diantaranya Tari Ronding, musik Balasyik, dan berbagai pertunjukan budaya lainnya.
"Semoga kegiatan ini mampu meningkatkan motivasi kebersamaan kita untuk membangun Madura yang lebih baik lagi," kata Bupati Pamekasan, Dr. KH. Kholilurrahman saat memberikan sambutan dalam acara tersebut.
Dikatakan, pihaknya berkomitmen memajukan berbagai sektor yang muaranya kesejahteraan masyarakat. Mulai sektor kebudayaan, kesenian, olahraga, perekonomian, dan berbagai sektor lainnya. Tentu, hal tersebut perlu dukungan dan partisipasi semua pihak.
"Pendidikan nomor satu, ekonomi nomor satu, olahraga nomor satu, semuanya nomor satu, tidak ada yang nomor dua. Hanya tinggal menunggu waktu, karena masih ada yang harus didahulukan," tandasnya.
Pamekasan yang telah berusia 496 tahun ini telah melewati berbagai fase sejarah, perubahan zaman dan dinamika kehidupan masyarakat. Namun, di tengah perubahan itu ada identitas yang tidak boleh hilang, yaitu bahasa Madura.
"Kita memiliki satu kekuatan yang harus terus dijaga, yaitu identitas. Ini tidak boleh hilang, bahasa Madura tidak boleh hilang. Bahkan saya sudah minta kepada Pak Sekda untuk satu hari dalam satu minggu kita berbicara bahasa Madura," pesannya.
Dia memungkasi, event Kemilau Madura bukan sekadar pentas hiburan masyarakat, melainkan momentum refleksi menjaga persatuan kesatuan dan kebersamaan untuk Pamekasan Bangkit.
"Karena kita tidak hanya merayakan kekayaan budaya, tetapi juga menyaksikan pengalaman atas hasil karya, kreativitas dan inovasi daerah. Penyerahan penghargaan warisan budaya tak benda (WBTB) dari Kementerian Kebudayaan merupakan bentuk pengalaman atas kekayaan, tradisi dan warisan budaya yang kita miliki," pungkasnya.
BERITA LAINNYA
Upacara Hari Jadi ke-496, Pemkab Pamekasan Apresiasi Tokoh Penggerak Pendidikan hingg
Selasa, 03 November 2026
Ayo Daftar! Pamekasan Sediakan 1.491 Lapangan Kerja
Kamis, 29 Oktober 2026
Pemkab Pamekasan Apresiasi Sarasehan Budaya dan Temu Tokoh Madura
Kamis, 29 Oktober 2026
Gelar Lomba Pencak Silat, Upaya Pemkab Pamekasan Dorong Kemajuan Olahraga dan Budaya
Selasa, 27 Oktober 2026
Optimalisasi Penyusunan PJPK, Pemkab Pamekasan Perkuat Sinergi Lintas Perangkat Daera
Jumat, 23 Oktober 2026
Pemkab Pamekasan Deklarasi Perlindungan Anak di Ruang Digital
Kamis, 22 Oktober 2026
Pemkab Pamekasan Gelar Doa Bersama untuk Dua Tahun Kepemimpinan Prabowo-Gibran
Rabu, 21 Oktober 2026