diskominfo@pamekasankab.go.id
Jl. Jokotole Gg IV No.01 Pamekasan, Jawa Timur.
KUMPULAN 26 ASN CALON PENERIMA BEASISWA S2, MAS TAMAM : BELAJAR SUNGGUH-SUNGGUH, ITU UANG RAKYAT
Senin, 10 Januari 2022 1.507
Pemkab Pamekasan- Bupati Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Baddrut Tamam mengumpulkan 26 aparatur sipil negara (ASN) calon penerima beasiswa pendidikan strata dua (S2) di Ruang Rato Ebu, Mandhapa Aghung Ronggosukowati, Senin (10/1/2022).
Pada kesempaten tersebut, Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam didampingi Sekretaris Daerah (Sekda), Totok Hartono, serta Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pamekasan, Saudi Rahman.
Para ASN tersebut akan mendapatkan kesempatan kuliah S2 di Universitas Airlangga (Unair) Surabaya hasil kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan di bawah kepemimpinan Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam.
Pantauan di ruangan, para ASN menyampaikan alasannya memilih melanjutkan pendidikan S2, asal almamater, serta tempat tugas mereka kepada Bupati Baddrut Tamam secara bergiliran sebelum akhirnya orang nomor satu di bumi Gerbang Salam tersebut menyampaikan beberapa wejangannya.
"Peminatnya banyak, saya bahagia sekali, karena masih ada yang berkeinginan untuk belajar, yang repot itu kalau tidak ada peminat. Saya minta untuk dikumpulkan, karena ingin tahu alasannya, ingin lihat wajah dan komitmennya," ujar Bupati, Pamekasan, Baddrut Tamam pada kesempatan tersebut.
Tokoh muda Nahdlatul Ulama ini mengungkapkan, dirinya memilih kebijakan tersebut untuk menyiapkan sumber daya ASN yang handal di masa yang akan datang. Karena pemimpin hebat tanpa didukung aparatur hebat sulit berkembang. Sebaliknya, aparatur yang hebat tanpa didukung pemimpin yang hebat dipastikan sulit berkembang.
"Kalau aparatur dan pemimpinnya hebat, itu ketemu. Kenapa memilih tugas belajar? Karena bagi saya, tantangan masa depan kita sebagai aparatur sipil tidak mudah di tengah distrubsi dan efek revolusi industri," tandasnya.
Bupati dengan sederet prestasi ini menambahkan, perubahan dunia yang begitu cepat menuntut ASN untuk berubah dalam cara berpikir, attitude, komitmen dan cara bekerja untuk senantiasa kreatif, inovatif, serta cepat.
"Negara ini sudah membayar kita, apa bedanya kita dengan karyawan yang bekerja di non goverment? Ya, bedanya kita disumpah atas nama bangsa dan negara. Kalau di non goverment atas nama profesionalitas. Sebentar lagi, kita kuliah dibiayai oleh negara lagi, tinggal sejauh mana kontribusi kita kepada negara," tegasnya.
Dia berharap, ASN yang mempunyai kesempatan belajar melalui beasiswa Pemkab Pamekasan harus memanfaatkannya dengan baik agar tujuan menyiapkan kader masa depan tercapai sesuai harapan.
"Yang paling penting bagi saya, nanti kalau kuliah yang sungguh-sungguh, yang jadi sangu, living cost itu uangnya rakyat. Yang untuk bayar SPP uangnya rakyat juga, jangan sia-siakan belajar disitu," pesannya.
Perubahan besar di tengah kemajuan revolusi industri harus dibarengi dengan sumber daya manusia (SDM) aparatur sipil negara (ASN) yang mumpuni.
"Terimakasih jika semuanya betul-betul berkomitmen menjadi generasi aparatur sipil baru yang suatu saat menjadi pemimpin bukan karena lobi-lobi, tapi karena kapasitasnya," pungkasnya.
BERITA LAINNYA
Buka TMMD ke 130, Bupati Pamekasan Berharap Tingkatkan Semangat Gotong Royong
Selasa, 13 Oktober 2026
Semester Satu 2026, Jawa Timur Raup Investasi hingga 72 Triliun, 1 Juta Lebih Tenaga
Senin, 12 Oktober 2026
Festival Drumband Warnai Perayaan Hari Jadi Pamekasan ke 496
Minggu, 04 Oktober 2026
Bupati Pamekasan Berikan Tali Asih untuk Veteran di Hari Kesaktian Pancasila
Kamis, 01 Oktober 2026
Bupati Pamekasan Instruksikan Puskesmas hingga Rumah Sakit Segera Tangani Pasien Krit
Sabtu, 26 September 2026
Tidak hanya Olahraga, Bupati Pamekasan Komitmen Lestarikan Budaya
Kamis, 24 September 2026
Bupati Pamekasan Buka MTQ Tingkat Kabupaten, Berharap Bukan Sekadar Cari Piala
Rabu, 23 September 2026