diskominfo@pamekasankab.go.id
Jl. Jokotole Gg IV No.01 Pamekasan, Jawa Timur.
TAHUN 2022, PEMKAB PAMEKASAN KEMBALI BANGUN JALAN PANTURA HINGGA PALENGAAN
Minggu, 06 Maret 2022 2.038
Pemkab Pamekasan- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Madura, Jawa Timur akan kembali melakukan peningkatan jalan di wilayah pantura pada tahun 2022.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pamekasan, Muharram mengungkapkan, ada dua akses di wilayah pantura tahun ini akan digarap setelah puluhan tahun tidak tersentuh pembangunan. Yakni akses jalan dari Desa Bujur Barat menuju Desa Pangereman dan dari Desa Pangereman hingga Palengaan.
Adapun panjang jalan yang akan dibangun dari Bujur Barat-Pangereman sekitar 1,8 kilo meter dengan anggaran Rp 2,8 miliar. Sementara dari Desa Pangeremen menuju pasar Palengaan sekitar 500 meter dengan anggaran Rp 2 miliar.
"Syukur alhamdulillah tahun ini kita bisa menganggarkan jalan dari Desa Bujur Barat hingga Pangereman. Kemudian dari Palengaan menuju Pangereman, insyaallah tahun ini tuntas," kata Muharram saat survey lokasi bersama Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam, sabtu (5/3/2022).
Menurutnya, pembangunan akses jalan tersebut sementara fokus pada peningkatan, bukan pelebaran jalan lantaran keterbatasan anggaran. Namun, ada sungai longsor di akaes jalan Pangereman-Palengaan yang sama-sama membutuhkan perbaikan.
"Mudah-mudahan, itu (sungai longsor, red) kan masih milik masyarakat. Sementara, kami komunikasi dengan pak camat juga melalui kepala desa musyawarah bagaimana bisa diperbaiki. Ya, mudah-mudahan ada kerelaan lah dari warga," tandasnya.
Muharram berharap, dokumen perencanaan peningkatan jalan itu bisa selesai pada bulan Maret, dan lelang dapat terealisasi pada Mei 2022. Sehingga, proyek jalan tersebut segera dinikmati masyarakat.
Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam berjanji akan terus membangun beberapa poros jalan yang menjadi kewenangan pemerintah kabupaten (pemkab). Mengingat, infrastruktur merupakan salah satu program prioritas selama kepemimpinannya. Tentu dengan volume yang memadai lantaran anggaran tidak cukup untuk mengcover seluruh jalan yang rusak.
"Prinsipnya terus kita membangun. Karena membangun jalan itu sama halnya dengan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan demikian, hasil bumi milik petani bisa segera sampai ke pasar," pungkasnya.
BERITA LAINNYA
Kemendagri Luruskan Isu Larangan Fotokopi e-KTP untuk Layanan Publik
Selasa, 12 Mei 2026
Disdikbud Pamekasan Imbau Sekolah tak Gelar Wisuda
Selasa, 12 Mei 2026
Mensos RI Puji Langkah Cepat Bupati Pamekasan Realisasikan Sekolah Rakyat
Senin, 11 Mei 2026
Bupati Pamekasan Lepas 1.384 Calon Jemaah Haji 2026
Selasa, 05 Mei 2026
Inilah Daftar Siswa Berprestasi yang Diapresiasi Bupati Pamekasan saat Hardiknas
Selasa, 05 Mei 2026
Usai Upacara Hardiknas 2026, Bupati Pamekasan Apresiasi Siswa Berprestasi
Senin, 04 Mei 2026