diskominfo@pamekasankab.go.id
Jl. Jokotole Gg IV No.01 Pamekasan, Jawa Timur.
Bupati Promosikan Langsung Produk Lokal Pamekasan saat Safari Ramadhan
Rabu, 20 April 2022 918
Pemkab Pamekasan- Bupati Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Baddrut Tamam mempromosikan langsung produk wirausaha baru (WUB) kepada masyarakat saat silaturrahim di Kecamatan Tlanakan dan Kecamatan Pamekasan, Selasa (19/4/2022) sore.
Pada kesempatan itu, bupati mengenakan sarung produk lokal Pamekasan hasil pelatihan dari program wirausaha baru (WUB) sembari mempromosikan kepada masyarakat saat hadir dalam acara safari ramadan.
"Sarung yang saya pakai ini produk asli Pamekasan. Insyaallah kualitasnya tidak kalah dengan produk lain," kata bupati saat memberikan sambutan dalam kesempatan tersebut.
Pihaknya mengajak kepala desa, dan camat mensosialisasikan secara masif program 'Sapu Tangan Biru' atau sepuluh ribu pengusaha baru untuk mendorong ekonomi tumbuh dari bawah melalui strategi desa tematik.
Program itu, kata dia, Pemkab Pamekasan memberikan pelatihan gratis kepada masyarakat, memberikan bantuan alat produksi, bantuan modal dengan bunga nol persen, hingga fasilitasi pemasarannya baik online maupun offline.
Dia berujar, dirinya sempat menghitung perputaran uang di wilayah Madura menjelang lebaran Idul Fitri dari item pakaian saja mencapai Rp 2 triliun lebih. Tetapi uang sebesar itu mengalir ke luar daerah lantaran Madura tidak bisa memenuhi kebutuhan pasar.
"Kenapa sedari awal abdina selalu mengatakan ayo pak camat, ayo pak klebun sosialisasikan bagaimana caranya sarung, songkok, sandal, tas dan kebutuhan lainnya bisa diproduksi di Kabupaten Pamekasan. Alhamdulillah sekarang sudah ada melalui program Sapu Tangan Biru," terangnya.
Bupati yag akrab disapa Mas Tamam ini menyampaikan, pihaknya telah mampu mendorong partisipasi masyarakat untuk memproduksi sarung, songkok dan lain-lain. Bahkan, sebelum ada sarung produksi Pamekasan dirinya mengenakan sarung batik khas Pamekasan yang bertujuan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat.
"Orang (Pamekasan, red) sebagian telah bisa memproduksi sarung, songkok, sandal, sepatu dan lain-lain tetapi tidak masif. Nanti bisa bekerja sama dengan pesantren-pesantren, masyarakat agar nantinya bisa masif," tandasnya.
Dia berkeyakinan, apabila uang masyarakat Madura dan Pamekasan secara khusus berputar di Pamekasan sendiri dipastikan Pamekasan akan menjadi kabupaten yang maju sesuai dengan keinginan bersama.
"Kalau kampung sejahtera, desa sejahtera, maka kabupaten ini akan sejahtera," pungkasnya.
BERITA LAINNYA
Kemendagri Luruskan Isu Larangan Fotokopi e-KTP untuk Layanan Publik
Selasa, 12 Mei 2026
Disdikbud Pamekasan Imbau Sekolah tak Gelar Wisuda
Selasa, 12 Mei 2026
Mensos RI Puji Langkah Cepat Bupati Pamekasan Realisasikan Sekolah Rakyat
Senin, 11 Mei 2026
Bupati Pamekasan Lepas 1.384 Calon Jemaah Haji 2026
Selasa, 05 Mei 2026
Inilah Daftar Siswa Berprestasi yang Diapresiasi Bupati Pamekasan saat Hardiknas
Selasa, 05 Mei 2026
Usai Upacara Hardiknas 2026, Bupati Pamekasan Apresiasi Siswa Berprestasi
Senin, 04 Mei 2026