kominfo@pamekasankab.go.id

Jl. Jokotole Gg IV No.01 Pamekasan, Jawa Timur.

+62 324 322 868

Detail Berita

DPMD Pamekasan Gelar Lomba Desa Tematik, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Tingkat Desa

Kamis, 28 Juli 2022  33  

Pemkab Pamekasan- Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur akan melaksanakan lomba desa tematik tahun 2022.

Kepala DPMD Pamekasan, Fathorrohman mengungkapkan, lomba tersebut sebagai tindaklanjut dari program desa tematik Bupati Baddrut Tamam yang menginginkan setiap desa memiliki tema sesuai dengan potensi desanya masing-masing yang muaranya untuk peningkatan ekonomi masyarakat.

Menurutnya, sejauh ini ada 17 desa yang telah mendaftar sebagai desa tematik dalam lomba tersebut dengan tema yang bermacam-macam, seperti desa wisata, desa UMKM, dan desa dengan tema lainnya. Dari 17 desa itu tim nantinya akan melakukan survey langsung ke lapangan untuk memastikan desa itu sesuai atau tidak dengan presentasi yang disampaikan pemerintah desa dimaksud.

"Sesuai dengan program pak bupati bahwa semua desa di Kabupaten Pamekasan harus memiliki ciri khas, tujuannya untuk peningkatan ekonomi di tingkat desa sesuai dengan potensi desanya," ungkapnya, Rabu (27/7/2022).

Dikatakan, program desa tematik selama kepemimpinan  Bupati Baddrut Tamam telah menggugah semangat pemerintah desa untuk menggali potensi. Tidak sedikit desa mengembangkan kekayaan alamnya dikelola sebagai destinasi wisata baru. Dampaknya, perputaran ekonomi di desa tersebut lebih cepat.

"Banyak desa yang telah melakukan tindaklanjut terkait dengan desa tematik ini. Dengan adanya produksi songkok atau produksi apa saja di desa, otomatis akan menyerap tenaga kerja di desa tersebut," tandasnya.

Dia menjelaskan, Pemkab Pamekasan akan memberikan reward sebesar Rp 200 juta kepada setiap desa yang termasuk dalam kategori desa tematik, lomba desa tematik saat ini masih dalam tahap penilaian oleh tim yang bertugas.

"Target kami, dengan adanya desa tematik ini nantinya menjadi desa mandiri, alhamdulillah sudah berjalan. Jadi kalau BUMDes-nya nanti sudah maju, desa tematik itu akan menjadi desa mandiri. Ada peningkatan IDM (Indeks Desa Membangun)," jelasnya.

Dia menjelaskan, pihaknya akan mengambil tiga dari tujuh belas desa tematik yang berhak mendapatkan bonus dari Bupati Baddrut Tamam sebesar Rp 200 juta per desa. Reward tersebut akan diberikan kepada desa terpilih setelah proses penilaian selesai.

"Reward ini akan diberikan setelah tahapan selesai, lebih cepat lebih baik, kalau cepat dicairkan kan uangnya cepat berputar di desa tersebut," pungkasnya.