kominfo@pamekasankab.go.id

Jl Jokotole Gg IV No.01 Pamekasan, jawa timur.

+62 324 322 868

Detail Berita

Pemkab Pamekasan Gelar Rembuk Stunting untuk Turunkan Angka Prevalensi Stunting

Prevalensi stunting tahun 2013 di Kabupaten Pamekasan tercatat sebesar 42,5 persen, data ini berdasarkan rilis data Riskesdas.

Sedangkan pada tahun 2019, prevalensi angka stunting di Kabupaten Pamekasan menurun menjadi 17,75 persen, data ini berdasarkan bulan timbang bulan Februari dan Agustus Tahun 2019.

Hal tersebut diungkapkan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Pamekasan, Totok Hartono saat menggelar acara Rembuk Stunting Kabupaten Pamekasan Tahun 2020 (10/03/2020).

Acara yang bertemakan “Strategi Konvergensi Penurunan dan Penanggulangan Stunting’ tersebut merupakan gagasan dari Pemerintah Kabupaten Pamekasan melalui Dinas Kesehatan yang tujuannya untuk mengurangi prevalensi stunting di Kabupaten Pamekasan.

Totok Hartono mengatakan, stunting atau pendek adalah kondisi gagal tumbuh pada anak berusia di bawah lima tahun (balita) akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang, terutama pada periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), yaitu dari janin hingga anak berusia 23 bulan.

“Global Nutrition Report 2016 mencatat bahwa prevalensl stunting di Indonesia berada pada peringkat 108 dari 132 negara, dan target Nasional sampai tahun 2024 angka Prevalensi Stunting harus mencapai angka 14 %,” kata Totok Hartono.

Totok Hartono mengutarakan, Indonesia tercatat sebagai salah satu dari 17 negara yang mengalami beban ganda gizi, baik kelebihan gizi maupun kekurangan gizi.

Sedangkan di kawasan Asia Tenggara, prevalensi stunting di Indonesia merupakan tertinggi kedua, setelah Kamboja.

“Jadi untuk mengurangi angka stunting, khususnya di Kabupaten Pamekasan, kami mengadakan Rembuk Stunting ini,” ujarnya.

Setelah acara Rembuk Stunting selesai digelar, dilanjutkan dengan menandatangani baner yang di dalamnya berisi perjanjian untuk berkomitmen dalam percepatan penurunan stunting dengan strategi konvergensi penanggulangan dan pencegahan stunting di Pamekasan.