kominfo@pamekasankab.go.id

Jl Jokotole Gg IV No.01 Pamekasan, jawa timur.

+62 324 322 868

Detail Berita

BUPATI PAMEKASAN AJAK MASYARAKAT JAGA HARMONI UNTUK KEMAJUAN INDONESIA

Pemkab Pamekasan- Bupati Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Baddrut Tamam tak henti-hentinya memberikan pencerahan kepada masyarakat tentang pentingnya kesetiakawanan untuk merajut kebersamaan antar semua elemen.

Bupati yang akrab disapa Mas Tamam itu mengatakan, Indonesia merupakan negara yang majemuk dengan aneka ragam potensi, ras, suku, bangsa yang senantiasa harus dirawat dan dipupuk supaya bisa tumbuh seiring perkembangan zaman.

Kekayaan locak wisdom Indonesia salah satunya sifat sosial, saling menghargai dan sifat gotong royong yang tinggi. Budaya baik ini nyaris tidak ditemui di beberapa negara lain yang hidupnya cenderung individualistik.

"Membangun kesetiakawanan diantara kita semua, kesetiakawanan yang saya maksud adalah menjaga Indonesia dengan baik dan benar, negara ini sungguh negara yang luar biasa. Saya sudah keliling ke beberapa negara, Indonesia ini negara yang nikmat sekali," katanya saat acara vaksinasi di Pondok Pesantren Al Falah Sumber Gayam, Kadur, Rabu (13/10/2021).

Menurutnya, local wisdom yang dimiliki Madura harus dijaga dengan baik untuk menjaga kebersamaan antar bangsa Indonesia. Seperti budaya Madura yang memiliki kepedulian tinggi terhadap teman, famili, dan tetangga.

"Kalau di Madura, kita bertemu dengan tetangga kita dipersilahkan duduk dan dikeluarkan makanan dan minuman. Bahkan, kalau kita tidak makan dianggap tidak menghargai. Sementara di beberapa negara lain harmoni seperti itu tidak ada," tandasnya.

Bupati dengan sederet prestasi ini melanjutkan, kewajiban bangsa Indonesia, Madura, dan masyarakat Pamekasan secara khusus adalah menjaga harmoni agar negara semakin kuat dan ekonominya tumbuh subur sesuai keinginan bersama.

"Menjaga harmoni Indonesia yang kita miliki seperti ini sungguh luar biasa. Tugas kita semua menjaga harmoni ini supaya Indonesia semakin maju, semakin tumbuh, " ajak dia.

Tokoh muda Nahdlatul Ulama ini mengungkapkan, bersatunya TNI, Polri dan kyai dalam kegiatan kebangsaan, termasuk vaksinasi covid-19 akan menjadikan Indonesia tumbuh tanpa adanya perpecahan.

"Saya berkeyakinan Indonesia akan maju, tumbuh dan Indonesia menjadi baldatun thoyyibatun wa robbun ghafur. Negara yang aman, damai, dan negara yang senantiasa menghadirkan kebersamaan diantara keaneka ragaman yang kita miliki," tutup politikus PKB tersebut.