diskominfo@pamekasankab.go.id
Jl. Jokotole Gg IV No.01 Pamekasan, Jawa Timur.
Disdikbud Pamekasan Terapkan Pendidikan Holistik Integratif
Kamis, 01 Desember 2022 1.131
Pemkab Pamekasan- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pamekasan, Madura, Jawa Timur, menerapkan pendidikan holistik integratif di dalam beberapa hal. Karena pendidikan sejatinya ramah lingkungan sebagaimana konsep Ki Hajar Dewantara sebagai bapak pendidikan Indonesia.
Kepala Disdikbud Pamekasan, Akhmad Zaini menyampaikan, pendidikan holistik integratif itu keterlibatan semua stake holde dalam mewujudkan pendidikan yang ramah. Misalnya, pendidikan ramah lingkungan itu terintegrasi dengan dinas lingkungan hidup, atau saluran air yang bagus agar tidak ada jentik nyamuk, maka akan menjadi wilayah dinas permukiman, dan lain sebagainya. Hal itu sesuai dengan program Madrasah Memanggi.
Relawan madrasah memanggil itu merupakan kegiatan perkumpulan guru madrasah nasional Indonesia (PGMNI) Jawa Timur bekerja sama dengan IAIN Madura, Polres Pamekasan, Kamar Dagang dan Industri (Kadin), Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pamekasan.
"Bagaimana struktur bangunan yang bagus supaya tidak membahayakan, maka yang tahu bagian yang ahli teknik. Integrasinya di situ semoga anak yang sekolah itu nyaman," katanya saat memberikan sambutan dalam acara Pelepasan Madrasah Memanggil di Mandhapa Aghung Ronggosukowati, rabu (30/11/2022).
Menurutnya, pihaknya saat ini sedang merancang peraturan bupati (perbup) tentang pendidikan holistik integratif. Karena pendidikan tidak hanya ramah dalam hal lingkungan, melainkan harus ramah dalam hal psikologis.
"Tidak ada konsep Ki Hajar Dewantara itu menyebut sekolah, tetapi taman. Taman yang menyenangkan secara psikologis maupun dari sisi fisik," tandasnya.
Dikatakan Akhmad Zaini, esensi menjadi relawan dalam program tersebut dalam rangka mencari ridho Allah SWT dengan niat tulus berkontribusi terhadap dunia pendidikan Indonesia. Meskipun secara materi tidak ada keuntungan menjadi relawan, tetapi sejatinya pahalanya cukup besar.
"Relawan itu bukan orang yang tidak dapat apa-apa, justru semakin dia tidak mendapatkan apa-apa, semakin besar dia mendapatkan apa-apa," ungkapnya.
Dia berharap, para relawan mampu memberikan kontribusi terbaik untuk ikut serta berpartisipasi mengabdi terhadap agama, bangsa dan negara melalui dunia pendidikan.
BERITA LAINNYA
Bupati Pamekasan Lepas 1.384 Calon Jemaah Haji 2026
Selasa, 05 Mei 2026
Inilah Daftar Siswa Berprestasi yang Diapresiasi Bupati Pamekasan saat Hardiknas
Selasa, 05 Mei 2026
Usai Upacara Hardiknas 2026, Bupati Pamekasan Apresiasi Siswa Berprestasi
Senin, 04 Mei 2026
Disdikbud Pamekasan Sosialisasikan Pentingnya Pendidikan Karakter hingga Uji Kompeten
Selasa, 28 April 2026
Hari Otonomi Daerah, Mendagri Tekankan Inovasi Daerah
Senin, 27 April 2026
Dinsos Pamekasan Bantah Pembelian iPad Capai Rp 50 Juta
Minggu, 26 April 2026
Satpol PP Pamekasan tak Tebang Pilih Razia Tempat Kos
Jumat, 24 April 2026