diskominfo@pamekasankab.go.id
Jl. Jokotole Gg IV No.01 Pamekasan, Jawa Timur.
Kasus Campak Tinggi, Dinkes Pamekasan Imbau Masyarakat Peduli Vaksinasi
Selasa, 09 September 2025 1.466
Pemkab Pamekasan- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur menghimbau masyarakat untuk melindungi anak-anaknya dari penyakit campak. Salah satunya dengan cara memberikan vaksin kepada anak.
Kepala Dinkes Pamekasan, dr. Saifuddin menyampaikan, penderita campak di daerahnya saat ini cukup tinggi. Terhitung sejak Januari hingga 7 September 2025 tercatat ada 432 suspek campak yang tersebar di 13 kecamatan.
Menurutnya, dari 432 suspek campak tersebut sebanyak 175 anak di antaranya dinyatakan positif campak. Hal itu berdasarkan hasil tes laboratorium oleh tim medis.
"Saat ini sedang ada kenaikan kasus campak. Itu terjadi di akhir Agustus yang sangat signifikan," ujar dr. Saifuddin saat talkshow di Radio Ralita FM, Senin (8/9/2025).
Dia menjelaskan, anak-anak yang dinyatakan positif campak tersebut lima orang diantaranya meninggal dunia. Sebagian besar penyakit yang disebabkan virus genus morbilli itu akibat asupan gizi yang kurang, sehingga penyakit mudah menyerang.
"Karena penyakit ini bisa berakibat fatal, maka kami menghimbau kepada seluruh elemen masyarakat, mulai internal faskes (fasilitas kesehatan) untuk mewaspadai dan menemukan secara dini di lapangan untuk kita identifikasi," tandasnya.
Dia juga menghimbau kepada masyarakat untuk membawa ke fasilitas kesehatan terdekat apabila ditemukan tanda-tanda campak. Supaya tim medis dapat melakukan tindakan sebagaimana mestinya.
"Penyakit campak itu bisa dicegah dengan cara imunisasi. Sayangnya capaian imunisasi kita dari tahun ke tahun tidak sampai 100 persen. Sekitar 20 sampai 25 persen anak-anak kita belum terimunisasi," ungkapnya.
Imunisasi, kata dia, merupakan kekebalan aktif yang ada di tubuh anak. Sehingga ketika anak diberikan vaksin atau diimunisasi, maka secara otomatis akan membentuk antibodi yang siap melawan penyakit menyerang.
"Oleh karena itu, kami menghimbau masyarakat untuk imunisasi guna menyelamatkan anak-anak kita. Dan itu haknya anak untuk kita lindungi. Kalau kita tidak memberikan haknya, maka kita patut dipersalahkan," pungkasnya.
BERITA LAINNYA
Buka TMMD ke 130, Bupati Pamekasan Berharap Tingkatkan Semangat Gotong Royong
Selasa, 13 Oktober 2026
Semester Satu 2026, Jawa Timur Raup Investasi hingga 72 Triliun, 1 Juta Lebih Tenaga
Senin, 12 Oktober 2026
Festival Drumband Warnai Perayaan Hari Jadi Pamekasan ke 496
Minggu, 04 Oktober 2026
Bupati Pamekasan Berikan Tali Asih untuk Veteran di Hari Kesaktian Pancasila
Kamis, 01 Oktober 2026
Bupati Pamekasan Instruksikan Puskesmas hingga Rumah Sakit Segera Tangani Pasien Krit
Sabtu, 26 September 2026
Tidak hanya Olahraga, Bupati Pamekasan Komitmen Lestarikan Budaya
Kamis, 24 September 2026
Bupati Pamekasan Buka MTQ Tingkat Kabupaten, Berharap Bukan Sekadar Cari Piala
Rabu, 23 September 2026