diskominfo@pamekasankab.go.id
Jl. Jokotole Gg IV No.01 Pamekasan, Jawa Timur.
Mahfud MD Kunjungi Pamekasan, Berikan Orasi Kebangsaan
Selasa, 06 Januari 2026 127
Pemkab Pamekasan- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Madura, Jawa Timur menerima kunjungan anggota Komisi Reformasi Polri, Prof. Dr. Mahfud MD di Peringgitan Dalam Mandhapa Aghung Ronggosukowati, Senin (5/1/2026).
Kunjungan dalam rangka memberikan orasi kebangsaan dalam penegakan hukum di Indonesia tersebut diterima langsung Bupati K.H. Kholilurrahman dan Wakil Bupati Sukriyanto, pimpinan DPRD, Forkopimda serta jajaran pimpinan organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemkab Pamekasan.
"Atas nama pemerintah dan masyarakat kami menghaturkan selamat datang dan penghormatan yang setinggi-tingginya kepada Bapak Prof. Mahfud MD di Kabupaten Pamekasan," kata Bupati Pamekasan, Kholilurrahman saat memberikan sambutan dalam acara tersebut.
Dia menyampaikan, progress pembangunan sumber daya manusia (SDM) dan pembangunan fisik di daerahnya berkembang pesat. Adanya jembatan Suramadu tidak sebatas menjadi media penghubung antar daerah, melainkan menjadi jembatan perekonomian di Madura dan Pamekasan secara khusus.
"Perlu kami laporkan Bapak, Pamekasan dari tahun ke tahun dan dari bulan ke bulan akan semakin baik Bapak. Amanah yang diberikan kepada kami insyaallah dapat berjalan dengan baik. Alhamdulillah juga, laporan dari BPS penurunan angka kemiskinan hampir satu digit," tandasnya.
Sementara itu, anggota Komisi Reformasi Polri, Mahfud MD dalam orasinya mengajak masyarakat untuk mensyukuri anugerah kemerdekaan bangsa, Indonesia mengalami kemajuan yang sangat luar biasa apabila dibandingkan dengan puluhan tahun yang lalu.
"Indonesia ini maju, luar biasa. Kalau ada masalah-masalah, seperti permasalahan keadilan, hukum dan lain-lain, itu biasa dan evaluasi bersama. Tetapi mari kita syukuri kemajuan ini," ungkapnya.
Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) RI tersebut menyampaikan, berkurangnya angka kemiskinan merupakan dampak dari kemajuan Indonesia. Dari awal kemerdekaan Indonesia angka kemiskinan terus turun. Terbaru angka kemiskinan berkisar 8 persen dari jumlah penduduk Indonesia.
"Bahwa majunya lambat, karena yang diurus banyak. Indonesia ini besar terdiri dari berbagai ras suku bangsa. Afganistan hanya satu bangsa tapi perang terus, Amerika hanya punya daratan, australia hanya daratan, Indonesia pulaunya besar, daratannya luas, bangsanya besar, tetapi tetap bersatu. Ini keajaiban dan anugerah Allah yang perlu kita syukuri," jelasnya.
Mahfud MD menegaskan bahwa hukum tidak boleh tunduk pada kekuasaan, tetapi harus menjadi alat untuk melindungi rakyat dan menjaga martabat bangsa. Negara yang kuat bukanlah negara yang kebal kritik, melainkan negara yang berani menegakkan hukum secara adil, konsisten, dan tanpa pandang bulu. Dari sinilah demokrasi, keadilan, dan persatuan bangsa menemukan maknanya. Hukum yang adil adalah napas kebangsaan.
BERITA LAINNYA
Bupati Pamekasan Lantik 4.160 PPPK Paruh Waktu
Rabu, 17 Desember 2025
Sah! Bupati Pamekasan Lantik Taufikurrachman sebagai Pj Sekda
Kamis, 11 Desember 2025
Pemkab Pamekasan Gelar Pemusnahan Barang yang Menjadi Milik Negara Tahun 2025
Rabu, 10 Desember 2025
Apel Kebangsaan BNNP Jawa Timur Digelar di Lapangan Nagara Bhakti Pamekasan
Senin, 08 Desember 2025
Perkuat Layanan Hukum, Pemkab Pamekasan dan Kejari Teken MoU
Kamis, 04 Desember 2025
Pemkab Pamekasan Raih Predikat Kabupaten Informatif Peringkat 6 se-Jawa Timur
Minggu, 30 November 2025
Pemkab Pamekasan Susun Kalender Event 2026
Selasa, 25 November 2025