diskominfo@pamekasankab.go.id

Jl. Jokotole Gg IV No.01 Pamekasan, Jawa Timur.

Detail Berita

Pemkab Pamekasan Apresiasi Sarasehan Budaya dan Temu Tokoh Madura

Kamis, 29 Oktober 2026  30  

Pemkab Pamekasan- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Jawa Timur mengapresiasi pagelaran sarasehan budaya dan temu tokoh Madura yang dilaksanakan di bundaran Monumen Arek Lancor, Rabu (28/10/2026) malam.

Event spektakuler itu hasil kolaborasi antara  Aliansi Jurnalis Pamekasan (AJP), Dewan Kesenian Pamekasan (DKP), dan Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Pamekasan.

"Kami mengapresiasi kegiatan seperti ini, kami berharap kegiatan seperti ini menjadi ajang silaturrahmi dan pertukaran gagasan antar generasi dalam rangka menggali kearifan lokal, dan memperkokoh identitas budaya," kata Bupati Pamekasan, Dr. KH. Kholilurrahman saat memberikan sambutan dalam acara tersebut.

Dia menambahkan, kegiatan tersebut bukan sekadar pertemuan budaya antar daerah di Madura, melainkan sebagai momentum mengingat kembali sejarah, kekayaan tradisi dan cita-cita masa depan yang muaranya untuk kemajuan pembangunan Madura dan Pamekasan secara khusus.

"Alhamdulillah tiga hal yang saya impikan untuk dilestarikan dan dikembangkan sedikit demi sedikit terbukti. Yaitu olahraga, kesenian dan budaya. Kalau tiga hal ini berkembang, maka saya yakin Pamekasan akan maju," tandasnya.

Pihaknya berkeinginan untuk membangun studio musik yang bernuasa religi selaras dengan Pamekasan sebagai kota Gerbang Salam guna menfasilitasi anak anak muda agar tidak terjebak terhadap dekadensi moral. Hal itu nantinya dapat diprakarsasi oleh AJP, DKP dan DPD KNPI Pamekasan. 

"Karena kalau kita mengajak anak-anak muda untuk berdzikir, itu tidak mungkin. Kami berharap dukungan dari masyarakat atas program yang kita rancang sehingga akselerasi pembangunan berjalan lancar sesuai yang kita harapkan," harap dia.

Pantauan di lokasi, sarasehan budaya dan temu tokoh Madura tersebut dihadiri langsung oleh Bupati, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah Pamekasan, perwakilan jajaran pejabat dari empat kabupaten di Madura, budayawan Madura, hingga perwakilan kerajaan nusantara, serta perwakilan Pemprov Jatim.

"Kalau tadi ada permintaan acara seperti ini dapat digelar setiap tahun, saya setuju karena ini menjadi magnet bagi kita sekalian untuk menjaga persatuan dan kesatuan," pungkasnya.