diskominfo@pamekasankab.go.id
Jl. Jokotole Gg IV No.01 Pamekasan, Jawa Timur.
LAUNCHING MASJID TANGGUH COVID-19, BUPATI PAMEKASAN JUGA SALURKAN 4.184 BANTUAN
Jumat, 27 Agustus 2021 1.665
Pemkab Pamekasan- Bupati Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Baddrut Tamam meresmikan masjid tangguh bencana (Mastana) covid-19 di Masjid Agung Assyuhada, Jum at (27/8/2021).
Launching masjid tangguh tersebut dihadiri forum komunikasi pimpinan daerah (forkopimda), Sekretatis Daerah (Sekda), Totok Hartono, Kepala Dinas Sosial (Dinsos), Moch. Tarsun, Plt. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes), Akhmad Marsuki, takmir masjid Assyuhada, Dewan Masjid Indonesia (DMI), dan jajaran pejabat di lingkungan Pemkab Pamekasan.
Selain meresmikan masjid tangguh, Bupati Baddrut Tamam juga memberikan bantuan kepada pengelola masjid berupa beras, masker, hand sanitizer, vitamin, minyak goreng, serta alat penyemprot disinfektan sebagai upaya mencegah penyebaran covid-19.

Bupati dengan panggilan Mas Tamam itu menyampaikan, semua masjid di 13 kecamatan yang berjumlah 1.295 masjid akan mendapat bantuan sebanyak 4.148 bantuan. Masjid tangguh bencana (Mastana) merupakan masjid yang menerapkan prokes dalam setiap kegiatannya, menyediakan bilik disinfektan, tempat cuci tangan, hand sanitezer, serta menjadi tempat vaksinasi.
"Selain itu, kami juga melakukan vaksinasi kepada seluruh pengelola masjid, termasuk juga di dalamnya jika jama ah yang akan melakukan vaksinasi," kata Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam dalam sambutannya.
Orang nomor satu di bumi Gerbang Salam tersebut mewanti-wanti agar senantiasa mematuhi protokol kesehatan (prokes) untuk melindungi diri, keluarga dan masyarakat lainnya sebagai satu bangsa dari wabah covid-19 yang belakagan ini sangat mencekam.
"Syukur alhamdulillah kalau semua stake holder bersama sama gotong royong bergandengan tangan, tidak hanya melindungi kita sendiri, tetangga, saudara dan melindungi semua elemen yang lain akan bahaya covid-19 mudah-mudahan bisa terlaksana dengan baik," tegasnya.
Mas Tamam melanjutkan, ikhtiar mematuhi prokes juga berdampak terhadap perbaikan ekonomi masyarakat yang selama ini lemah akibat pandemi covid-19. Karena, apabila kasus covid-19 naik, dipastikan ekonomi akan turun lantaran wabah ini tidak menghendaki kerumunan.

"Bagaimana caranya ekonomi kita bangkit, solusinya adalah pandemi segera berakhir," tambahnya.
Pihaknya ingin memberikan contoh penerapan prokes covid-19 dimulai dari masjid-masjid yang ada di Pamekasan sebagai spirit cinta kepada kesehatan guna menjaga para alim ulama, dan masyarakat secara umum.
"Semangat itulah yang menjadi bagian dari kenapa launching bantuan ini, serta vaksinasi dilaksanakan di masjid-masjid. Kesempatan hidup yang diberikan Allah harus kita syukuri dengan cara prokes," pungkasnya.
BERITA LAINNYA
Buka TMMD ke 130, Bupati Pamekasan Berharap Tingkatkan Semangat Gotong Royong
Selasa, 13 Oktober 2026
Semester Satu 2026, Jawa Timur Raup Investasi hingga 72 Triliun, 1 Juta Lebih Tenaga
Senin, 12 Oktober 2026
Festival Drumband Warnai Perayaan Hari Jadi Pamekasan ke 496
Minggu, 04 Oktober 2026
Bupati Pamekasan Berikan Tali Asih untuk Veteran di Hari Kesaktian Pancasila
Kamis, 01 Oktober 2026
Bupati Pamekasan Instruksikan Puskesmas hingga Rumah Sakit Segera Tangani Pasien Krit
Sabtu, 26 September 2026
Tidak hanya Olahraga, Bupati Pamekasan Komitmen Lestarikan Budaya
Kamis, 24 September 2026
Bupati Pamekasan Buka MTQ Tingkat Kabupaten, Berharap Bukan Sekadar Cari Piala
Rabu, 23 September 2026