diskominfo@pamekasankab.go.id
Jl. Jokotole Gg IV No.01 Pamekasan, Jawa Timur.
MAS TAMAM : SELAMA SAYA JADI BUPATI TIDAK MUNGKIN ADA TOKO MODERN BARU BERDIRI
Selasa, 16 November 2021 1.578
Pemkab Pamekasan- Bupati Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Baddrut Tamam berkomitmen untuk tidak akan memberikan izin terhadap pendirian toko modern baru di daerahnya.
Bupati yang akrab disapa Mas Tamam tersebut mengungkapkan, kebijakan yang tidak memihak terbadap para pemodal itu tentu mendapat tekanan yang luar biasa. Namun, tekanan bahkan intimidasi tersebut tetap ia hadapi demi keberpihakannya terhadap rakyat.
"Selama saya jadi bupati tidak mungkin ada toko modern baru berdiri, yang berdiri itu tidak berizin. Konsekuensinya berat pak, dan toko modern baru yang berdiri itu semuanya tanpa izin," tegasnya, Selasa (16/11/2021).
Dia menegaskan, masyarakat Pamekasan bisa menilai sendiri toko modern yang telah mengantongi izin dari pemerintah daerah atau tidak. Sebab, meskipun ada toko modern baru berdiri selama periode 2018 sampai sekarang dipastikan tidak berizin.
"Kalau ada toko modern baru berdiri pada zaman saya (bupati, red), itu tanpa izin. Rakyat bisa hitung, mana yang tidak izin, dan mana yang tidak izin. Semua tidak ada izin," tegasnya.
Menurutnya, kebijakan tersebut harus ia ambil lantaran demi keberlangsungan toko-toko milik rakyat yang ada di sekitar lokasi. Mengingat, berdirinya toko modern tersebut akan berdampak terhadap perekonomian masyarakat sekitar.
"Kenapa semua toko modern baru ini saya tidak beri izin, hasil penelitian LSI (Lembaga Surve Indonesia), satu toko modern berdiri, sepuluh sampai tiga puluh toko klontongan tutup. Kalau sampai tiga puluh toko modern berdiri, berarti sekitar tiga ratus toko klontongan tutup. Tiga ratus ini orang miskin baru nanti," jelasnya.
Mantan anggota DPRD Jawa Timur dua periode ini menambahkan, pihaknya mendirikan warung milik rakyat (wamira) mart sebagai solusi ditutupnya perizinan toko modern baru. Wamira Mart tersebut akan menjual produk lokal Pamekasan, baik produk dari wirausaha baru (WUB), atau produk usaha mikro kecil menengah (UMKM) lainnya.
"Wamira Mart ini menjadi alternatif model kerja sama kemitraan antara pemerintah dengan rakyat, nanti toko klontongan yang ada kita branding, kasih tulisan, nanti ajukan untuk nanti bisa didorong mendapat bantuan etalase, serta menejemennya," tandasnya.
Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini memungkasi, kemitraan strategis antara rakyat dengan pemerintah tersebut bisa mendorong kemandirian ekonomi dari UMKM milik masyarakat bumi Gerbang Salam.
BERITA LAINNYA
Bupati Pamekasan Hadiri Pelantikan Pengurus IMAMAH
Kamis, 05 Februari 2026
Pemkab Pamekasan Sambut Mahasiswa Doktoral Terbaik Tianjin University Cina
Rabu, 04 Februari 2026
Disdikbud Pamekasan Gelar Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Tes Kemampuan Akademik
Senin, 02 Februari 2026
Lolos 8 Besar Liga 4, Bupati Pamekasan Sambut Kedatangan Skuad Persepam
Sabtu, 24 Januari 2026
Bupati Pamekasan Ajak KONI Bersinergi Demi Prestasi Atlet
Kamis, 08 Januari 2026
Mahfud MD Kunjungi Pamekasan, Berikan Orasi Kebangsaan
Selasa, 06 Januari 2026
Apel Awal Tahun 2026, Pemkab Pamekasan Tekankan Inovasi ASN
Senin, 05 Januari 2026