diskominfo@pamekasankab.go.id
Jl. Jokotole Gg IV No.01 Pamekasan, Jawa Timur.
HARI JADI PAMEKASAN 491 BAWA SPIRIT KERJA, MAS TAMAM : TIDAK HANYA PESTA
Jumat, 19 November 2021 1.140
Pemkab Pamekasan- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Madura, Jawa Timur akan merayakan Hari Jadi (Harjad) Pamekasan ke 491 pada akhir November 2021 mendatang.
Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam menginginkan, perayaan harjad tahun ini konsepnya berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Perayaan ini tidak hanya dirasakan oleh aparatus sipil negara (ASN), melainkan masyarakat juga merasakan adanya tasyakuran tersebut.
"Bagaimana caranya hari jadi tahun ini tidak hanya kita yang merasakan, tetapi semua masyarakat Pamekasan bisa merasakan atmosfernya," kata bupati yang akrab disapa Mas Tamam saat memberikan arahan dalam rapat persiapan hari jadi 491 di Peringgitan Dalam Mandhapa Aghung Ronggosukowati, Rabu (18/11/2021).
Bupati murah senyum ini menyampaikan, rencana pembagian makan gratis untuk para pedagang kaki lima (PKL) dan masyarakat umum tersebut harus benar-benar matang, tidak ada yang merasa dirugikan dalam kegiatan sosial itu. Sebab terkadang, hal-hal sepele akan merusak kegiatan bagus lainnya.
"Karena terkadang kita, meskipun rumahnya bagus, tapi ada genteng yang bocor satu, yang dilihat itu bocornya, bukan rumahnya," tambah dia saat rapat dengan organisasi perangkat daerah bersama event organizer harjad.
Mantan Anggota DPRD Jawa Timur dua periode ini meminta agar setiap rangkaian hari jadi memiliki kesan luar biasa kepada masyarakat, mulai PKL hingga masyarakat di tingkat desa yang tahun-tahun sebelumnya tidak pernah merasakan atmosfer tersebut.
Selain itu, lanjut dia, perayaan hari jadi tahun ini mempunya spirit bekerja bagi seluruh ASN di lingkungan Pemkab Pamekasan. Atmosfer spirit kerja itu bisa ditampilkan melalui kostum ASN yang bermakna kerja. Seperti menyingsingkan baju, dan lain-lain.
"Artinya tidak hanya pesta saja, tetapi punya makna kerja, kita bekerja. Kira-kira penampilan orang bekerja itu pakai apa, coba diatur, misalnya pakai kaos dan lain-lain, dan semua kita ini tidak ada bedanya," tandasnya.
Tokoh muda Nahdlatul Ulama ini melanjutkan, pihaknya juga menginginkan semua seragam pejabat dan staf dalam kegiatan tersebut sama, tidak ada perbedaan kostum antara eselon II, III, dan eselon IV.
"Kita coba keluar sedikit dari kebiasaan dulu, tapi maknanya sama. Saya sebenanya juga menginginkan haul Ronggosukowati itu diletakkan di makam, kalau sekiranya tempatnya memungkinkan," tutup dia.
BERITA LAINNYA
Bupati Pamekasan Hadiri Pelantikan Pengurus IMAMAH
Kamis, 05 Februari 2026
Pemkab Pamekasan Sambut Mahasiswa Doktoral Terbaik Tianjin University Cina
Rabu, 04 Februari 2026
Disdikbud Pamekasan Gelar Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Tes Kemampuan Akademik
Senin, 02 Februari 2026
Lolos 8 Besar Liga 4, Bupati Pamekasan Sambut Kedatangan Skuad Persepam
Sabtu, 24 Januari 2026
Bupati Pamekasan Ajak KONI Bersinergi Demi Prestasi Atlet
Kamis, 08 Januari 2026
Mahfud MD Kunjungi Pamekasan, Berikan Orasi Kebangsaan
Selasa, 06 Januari 2026
Apel Awal Tahun 2026, Pemkab Pamekasan Tekankan Inovasi ASN
Senin, 05 Januari 2026