diskominfo@pamekasankab.go.id
Jl. Jokotole Gg IV No.01 Pamekasan, Jawa Timur.
MAS TAMAM PERINTAHKAN PEJABAT LEBIH DEKAT DENGAN MASYARAKAT
Kamis, 02 Desember 2021 1.045
Pemkab Pamekasan - Bupati Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Baddrut Tamam meminta aparatur sipil negara di lingkungan pemerintah kabupaten (pemkab) merubah kebiasan lama yang tidak produktif menuju kebiasaan yang lebih bermanfaat demi kepentingan masyarakat.
Bupati yang akrab disapa Mas Tanam ini menegaskan, Pemkab Pamekasan merupakan organisasi goverment yang harus berorientasi kepada kepentingan rakyat melalui program yang berpihak kepada mereka dengan pola kepemimpinan yang berkebaruan.
"Mengkonsolidasi pemikiran dan gagasan, ini harus berubah sekarang. Kalau dulu bupati harus dilayani, tapi sekarang tidak boleh ada yang melayani bupati, bupati harus melayani," ungkapnya, Rabu (1/12/2021).
Dia menyampaikan, dirinya tidak sungkan-sungkan mencium tangan rakyatnya yang sudah sepuh ketika turun kepada masyarakat bukan untuk mendapat perhatian mereka. Melainkan sebagai bentuk kepedulian serta penghormatan terhadap orang yang lebih tua.
"Kenapa kalau saya turun ke bawah ada orang sepuh saya cium tangannya, itu bukan pencitraan, karena bagi saya, jabatan tidak boleh kita perjuangkan mati-matian, yang perlu kita perjuangkan rakyat kecil. Bagi yang berpikirnya gelap, pasti dianggap gelap yang begini," tandasnya.
Menurutnya, pemimpin harus memiliki tingkat kesabaran yang tinggi menghadapi berbagai karakter rakyatnya. Bukan justru meninggikan egonya untuk kepentingan pribadi. Karena segala tindakan yang diambil akan ada pertanggungjawaban di sisi Allah SWT.
"Karena semua ada hisabnya di hadapan Allah, jangan sok gawat. Serangannya luar biasa, ya wajar lah. Apalagi Baddrut (saya, red) yang kelasnya comberan, Sayyidina Muhammad dibully. Kesabaran harus dimiliki seorang pemimpin yang atmosfernya post truth atau musim fitnah," tegasnya.
Tokoh muda Nahdlatul Ulama ini menegaskan, orientasi kepemimpinan untuk kemaslahatan ummat demi kemajuan bangsa dan negara. Artinya, pejabat di lingkungan Pemkab Pamekasan, termasuk camat yang cenderung lebih bersinggungan dengan masyarakat harus turun langsung melihat kebutuhan rakyat.
"Dengan pondasi jabatan hanya sebagai alat pengabdian, maka menjadi bupati, sekda, kepala dinas, dan menjadi camat jangan sok gawat. Camat di zaman saya sekarang jangan sok gawat, turun ke masyarakat," tegasnya.
BERITA LAINNYA
Bupati Pamekasan Ajak ASN Hemat Energi, Imbau untuk Bersepeda
Selasa, 31 Maret 2026
Jelang Lebaran, Wabup Pamekasan Pantau Perkembangan Harga Sembako di Pasar Kolpajung
Senin, 16 Maret 2026
Gandeng BIP, Bupati Pamekasan Serahkan Paket Bantuan untuk Abang Becak
Kamis, 12 Maret 2026
Bupati Pamekasan: Kuatkan Birokrasi
Rabu, 11 Maret 2026
Bupati Pamekasan Gaungkan Semangat Gotong Royong
Selasa, 10 Maret 2026
Bupati Pamekasan Siapkan Permodalan untuk Pelaku UMKM
Senin, 09 Maret 2026
Bupati Pamekasan Ajak Desa Berinovasi
Kamis, 05 Maret 2026