diskominfo@pamekasankab.go.id
Jl. Jokotole Gg IV No.01 Pamekasan, Jawa Timur.
MAS TAMAM PERINTAHKAN PEJABAT LEBIH DEKAT DENGAN MASYARAKAT
Kamis, 02 Desember 2021 1.019
Pemkab Pamekasan - Bupati Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Baddrut Tamam meminta aparatur sipil negara di lingkungan pemerintah kabupaten (pemkab) merubah kebiasan lama yang tidak produktif menuju kebiasaan yang lebih bermanfaat demi kepentingan masyarakat.
Bupati yang akrab disapa Mas Tanam ini menegaskan, Pemkab Pamekasan merupakan organisasi goverment yang harus berorientasi kepada kepentingan rakyat melalui program yang berpihak kepada mereka dengan pola kepemimpinan yang berkebaruan.
"Mengkonsolidasi pemikiran dan gagasan, ini harus berubah sekarang. Kalau dulu bupati harus dilayani, tapi sekarang tidak boleh ada yang melayani bupati, bupati harus melayani," ungkapnya, Rabu (1/12/2021).
Dia menyampaikan, dirinya tidak sungkan-sungkan mencium tangan rakyatnya yang sudah sepuh ketika turun kepada masyarakat bukan untuk mendapat perhatian mereka. Melainkan sebagai bentuk kepedulian serta penghormatan terhadap orang yang lebih tua.
"Kenapa kalau saya turun ke bawah ada orang sepuh saya cium tangannya, itu bukan pencitraan, karena bagi saya, jabatan tidak boleh kita perjuangkan mati-matian, yang perlu kita perjuangkan rakyat kecil. Bagi yang berpikirnya gelap, pasti dianggap gelap yang begini," tandasnya.
Menurutnya, pemimpin harus memiliki tingkat kesabaran yang tinggi menghadapi berbagai karakter rakyatnya. Bukan justru meninggikan egonya untuk kepentingan pribadi. Karena segala tindakan yang diambil akan ada pertanggungjawaban di sisi Allah SWT.
"Karena semua ada hisabnya di hadapan Allah, jangan sok gawat. Serangannya luar biasa, ya wajar lah. Apalagi Baddrut (saya, red) yang kelasnya comberan, Sayyidina Muhammad dibully. Kesabaran harus dimiliki seorang pemimpin yang atmosfernya post truth atau musim fitnah," tegasnya.
Tokoh muda Nahdlatul Ulama ini menegaskan, orientasi kepemimpinan untuk kemaslahatan ummat demi kemajuan bangsa dan negara. Artinya, pejabat di lingkungan Pemkab Pamekasan, termasuk camat yang cenderung lebih bersinggungan dengan masyarakat harus turun langsung melihat kebutuhan rakyat.
"Dengan pondasi jabatan hanya sebagai alat pengabdian, maka menjadi bupati, sekda, kepala dinas, dan menjadi camat jangan sok gawat. Camat di zaman saya sekarang jangan sok gawat, turun ke masyarakat," tegasnya.
BERITA LAINNYA
Bupati Pamekasan Hadiri Pelantikan Pengurus IMAMAH
Kamis, 05 Februari 2026
Pemkab Pamekasan Sambut Mahasiswa Doktoral Terbaik Tianjin University Cina
Rabu, 04 Februari 2026
Disdikbud Pamekasan Gelar Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Tes Kemampuan Akademik
Senin, 02 Februari 2026
Lolos 8 Besar Liga 4, Bupati Pamekasan Sambut Kedatangan Skuad Persepam
Sabtu, 24 Januari 2026
Bupati Pamekasan Ajak KONI Bersinergi Demi Prestasi Atlet
Kamis, 08 Januari 2026
Mahfud MD Kunjungi Pamekasan, Berikan Orasi Kebangsaan
Selasa, 06 Januari 2026
Apel Awal Tahun 2026, Pemkab Pamekasan Tekankan Inovasi ASN
Senin, 05 Januari 2026