diskominfo@pamekasankab.go.id
Jl. Jokotole Gg IV No.01 Pamekasan, Jawa Timur.
SILLATURRAHIM DENGAN ABUYA ARRAZY HASYIM, BUPATI PAMEKASAN MINTA TAUSIYAH
Minggu, 09 Januari 2022 1.285
Pemkab Pamekasan- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Madura, Jawa Timur menggelar silaturrahim dengan Dr. KH. Abuya Arrazy Hasyim di Peringgitan Dalam Mandhapa Aghung Ronggosukowati, Jum at (7/12/2022).
Silaturrahim yang dilanjutkan dengan taushiyah itu ditemui langsung oleh Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam didampingi Sekretaris Daerah, Totok Hartono, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), serta camat yang mengikuti secara virtual di 13 kecamatan.
Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam dalam sambutannya menyampaikan, pihaknya mempunyai dua track untuk mensukseskan segala program yang telah dicanangkan pemerintah daerah. Pertama, track mengetuk pintu langit dengan gerakan bersolawat, dan kedua track sesuai rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD).
"Kita berikan beasiswa untuk santri, ada juga beasiswa kedokteran, dan juga fasilitasi anak-anak orang tidak mampu untuk menjadi polisi yang bekerja sama dengan Mapolda Jawa Timur," ungkapnya, jum at (7/1/2022).
Dikatakan, segala program yang telah dicanangkan tersebut semuanya bermuara untuk kesejahteraan rakyat. Seperti program wirausaha baru (WUB) dengan strategi desa tematik, yakni memberikan pelatihan gratis, bantuan alat, pinjaman modal dengan bunga satu persen selama satu tahun, hingga fasilitasi pemasaran.
Bupati juga meminta penceramah kondang tersebut untuk memberikan taushiyah kepada aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Pamekasan guna meningkatkan kinerja yang inovatif, kreatif serta ketaqwaan kepada Allah SWT.
"Saya senang sekali jika Dr. KH. Abuya Arrazy Hasyim bisa memberikan pemantapan hati kepada kita untuk transformatif di segi spiritualitas, bagaimana kita ini semakin takut kepada Allah menjauhkan diri dari segala tindakan yang sekiranya membuat kita tidak terhormat," tandasnya.
Bupati yang akrab disapa Mas Tamam tersebut mewanti-wanti kepada jajarannya agar tidak menjadikan jabatan sebagai tujuan. Melainkan jabatan hanya sebagai alat pengabdian.
"Jabatan bukan tujuan, di tengah-tengah banyak orang menganggap bahwa jabatan itu segala-galanya. Termasuk jadi bupati juga bukan tujuan," terangnya.
BERITA LAINNYA
Buka TMMD ke 130, Bupati Pamekasan Berharap Tingkatkan Semangat Gotong Royong
Selasa, 13 Oktober 2026
Semester Satu 2026, Jawa Timur Raup Investasi hingga 72 Triliun, 1 Juta Lebih Tenaga
Senin, 12 Oktober 2026
Festival Drumband Warnai Perayaan Hari Jadi Pamekasan ke 496
Minggu, 04 Oktober 2026
Bupati Pamekasan Berikan Tali Asih untuk Veteran di Hari Kesaktian Pancasila
Kamis, 01 Oktober 2026
Bupati Pamekasan Instruksikan Puskesmas hingga Rumah Sakit Segera Tangani Pasien Krit
Sabtu, 26 September 2026
Tidak hanya Olahraga, Bupati Pamekasan Komitmen Lestarikan Budaya
Kamis, 24 September 2026
Bupati Pamekasan Buka MTQ Tingkat Kabupaten, Berharap Bukan Sekadar Cari Piala
Rabu, 23 September 2026