diskominfo@pamekasankab.go.id
Jl. Jokotole Gg IV No.01 Pamekasan, Jawa Timur.
SILLATURRAHIM DENGAN ABUYA ARRAZY HASYIM, BUPATI PAMEKASAN MINTA TAUSIYAH
Minggu, 09 Januari 2022 1.221
Pemkab Pamekasan- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Madura, Jawa Timur menggelar silaturrahim dengan Dr. KH. Abuya Arrazy Hasyim di Peringgitan Dalam Mandhapa Aghung Ronggosukowati, Jum at (7/12/2022).
Silaturrahim yang dilanjutkan dengan taushiyah itu ditemui langsung oleh Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam didampingi Sekretaris Daerah, Totok Hartono, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), serta camat yang mengikuti secara virtual di 13 kecamatan.
Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam dalam sambutannya menyampaikan, pihaknya mempunyai dua track untuk mensukseskan segala program yang telah dicanangkan pemerintah daerah. Pertama, track mengetuk pintu langit dengan gerakan bersolawat, dan kedua track sesuai rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD).
"Kita berikan beasiswa untuk santri, ada juga beasiswa kedokteran, dan juga fasilitasi anak-anak orang tidak mampu untuk menjadi polisi yang bekerja sama dengan Mapolda Jawa Timur," ungkapnya, jum at (7/1/2022).
Dikatakan, segala program yang telah dicanangkan tersebut semuanya bermuara untuk kesejahteraan rakyat. Seperti program wirausaha baru (WUB) dengan strategi desa tematik, yakni memberikan pelatihan gratis, bantuan alat, pinjaman modal dengan bunga satu persen selama satu tahun, hingga fasilitasi pemasaran.
Bupati juga meminta penceramah kondang tersebut untuk memberikan taushiyah kepada aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Pamekasan guna meningkatkan kinerja yang inovatif, kreatif serta ketaqwaan kepada Allah SWT.
"Saya senang sekali jika Dr. KH. Abuya Arrazy Hasyim bisa memberikan pemantapan hati kepada kita untuk transformatif di segi spiritualitas, bagaimana kita ini semakin takut kepada Allah menjauhkan diri dari segala tindakan yang sekiranya membuat kita tidak terhormat," tandasnya.
Bupati yang akrab disapa Mas Tamam tersebut mewanti-wanti kepada jajarannya agar tidak menjadikan jabatan sebagai tujuan. Melainkan jabatan hanya sebagai alat pengabdian.
"Jabatan bukan tujuan, di tengah-tengah banyak orang menganggap bahwa jabatan itu segala-galanya. Termasuk jadi bupati juga bukan tujuan," terangnya.
BERITA LAINNYA
Gerakan Indonesia Asri, Bupati Pamekasan : Jadi Ajang Silaturrahim
Jumat, 10 Juli 2026
Singkirkan Surabaya, Pamekasan Raih Penghargaan SDMK Terbaik se Jatim
Jumat, 19 Juni 2026
Apresiasi Pamekasan Economic Fest 2026, Bupati Dorong Pertumbuhan Ekonomi
Rabu, 10 Juni 2026
Pemkab Pamekasan Akan Rancang Wisata Halal
Selasa, 09 Juni 2026
Pemkab-Pemdes dan Peguyuban Teken MoU Pengelolaan Wisata Jumiang
Senin, 08 Juni 2026
Pamekasan Kembali Raih WTP, Bupati Kholil Pertahankan Capaian ke 12
Sabtu, 30 Mei 2026