diskominfo@pamekasankab.go.id
Jl. Jokotole Gg IV No.01 Pamekasan, Jawa Timur.
KUNJUNGI DUA OPD, BUPATI PAMEKASAN : KITA THE DREAM TEAM
Kamis, 20 Januari 2022 1.284
Pemkab Pamekasan- Bupati Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Baddrut Tamam mengunjungi dua organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan pemerintah kabupaten (pemkab) setempat, Kamis (20/1/2022).
Dua OPD yang dikunjungi orang nomor satu di Kabupaten Pamekasan itu masing-masing Dinas Pendidikan Kebudayaan (Disdikbud), dan Dinas Sosial (Dinsos). Kunjungan tersebut didampingi Sekretaris Daerah, Totok Hartono, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Taufikurrahman, dan Asisten, Nurul Widiastuti.
Bupati yang akrab disapa Mas Tamam itu pertama kali mengunjungi Disdikbud, di OPD tersebut disambut Kepala Disdikbud, Akhmad Zaini, jajaran kepala bidang, kepala seksi dan staf di lingkungan OPD tersebut. Demikian juga dengan kunjungan keduanya, yakni Dinsos.
Bupati memberikan arahan kepada aparatur sipil negara (ASN) tentang beberapa hal yang berkaitan dengan kemajuan Pamekasan. Sebab, ASN mempunyai tanggung jawab besar terhadap bangsa dan negara sesuai dengan sumpahnya sebagai abdi negara.
Menurutnya, revolusi industri 4.0 membuat kehidupan dunia sangat cepat berubah, manusia harus bisa beradaptasi dengan perubahan itu apabila tidak ingin kehidupannya tergilas oleh kemajuan teknologi.
Dia menganalogikan beberapa fakta sosial yang perubahannya signifikan, seperti kebijakana belajar online, rapat virtual, bahkan belanja online yang sebelumnya tidak pernah terpikirkan tentang perubahan besar tersebut.
"Jadi yang saya mau sampaikan adalah kalau kerja kita tidak mau berubah, tidak mau beradaptasi dengan perubahan, maka pasti kita ditinggalkan. Kita ini harus kompak, solid, karena kita ini the dream team," kata Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam.
Bupati murah senyum ini meminta pejabat tidak merasa tinggi hati atas jabatan yang diduduki, karena jabatan seharusnya menjadi alat pengabdian, bukan tujuan. Oleh karena itu, niat kerja setiap abdi negara harus berlandaskan pengabdian kepada rakyat, bangsa dan negara.
Dia juga memastikan tidak ada transaksi jual beli jabatan selama kepemimpinannya. Karena tindakan itu dipastikan menghambat pembangunan dan kemajuan Pamekasan.
"Jadi bupati itu biayai mahal, karena biayanya mahal, maka saya tidak ingin dibayar murah. Yang mahal itu bagi saya adalah bagaimana kabupaten ini maju dan mampu bersaing dengan kabupaten/kota maju di Indonesia," tandasnya.
Pihaknya sengaja datang kepada OPD untuk menyamakan persepsi tentang rencana pembangunan Pamekasan dengan senantiasa bergandengan tangan mensukseskan program yang telah dicanangkan bersama dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD).
"Saya selalu berpikir bahwa memimpin organisasi dengan dua pendekatan, pertama pendekatan soliditas, kekompakan, keterpaduan menjadi syarat mutlak kemajuan yang harus kita lakukan. Kedua, inovasi dan kecepatan," pungkasnya.
BERITA LAINNYA
Buka TMMD ke 130, Bupati Pamekasan Berharap Tingkatkan Semangat Gotong Royong
Selasa, 13 Oktober 2026
Semester Satu 2026, Jawa Timur Raup Investasi hingga 72 Triliun, 1 Juta Lebih Tenaga
Senin, 12 Oktober 2026
Festival Drumband Warnai Perayaan Hari Jadi Pamekasan ke 496
Minggu, 04 Oktober 2026
Bupati Pamekasan Berikan Tali Asih untuk Veteran di Hari Kesaktian Pancasila
Kamis, 01 Oktober 2026
Bupati Pamekasan Instruksikan Puskesmas hingga Rumah Sakit Segera Tangani Pasien Krit
Sabtu, 26 September 2026
Tidak hanya Olahraga, Bupati Pamekasan Komitmen Lestarikan Budaya
Kamis, 24 September 2026
Bupati Pamekasan Buka MTQ Tingkat Kabupaten, Berharap Bukan Sekadar Cari Piala
Rabu, 23 September 2026