kominfo@pamekasankab.go.id

Jl. Jokotole Gg IV No.01 Pamekasan, Jawa Timur.

+62 324 322 868

Detail Berita

Bupati Pamekasan Ajak ASN Jadi Penguat Negara

Sabtu, 14 Mei 2022  28  

Pemkab Pamekasan- Bupati Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Baddrut Taman selalu memberikan support kepada bawahannya untuk memberikan yang terbaik demi keberlangsungan hidup bangsa negara.

 

Menurutnya, aparatur sipil negara (ASN) telah menerima segalanya dari negara. Tidak hanya gaji, dan tunjangan yang diterimanya setiap bulan, melainkan status sosial di tengah-tengah masyarakat menempati posisi tertentu.

 

"Ayo kita jadi penguat keberlangsungan negara kesatuan republik Indonesia (NKRI) melalui pemerintahan di Kabupaten Pamekasan, produktif, inovatif, dan bekerja luar biasa," ungkapnya, sabtu (14/5/2022).

 

Bupati murah senyum ini menyampaikan terima kasih kepada para abdi negara yang telah bekerja luar biasa untuk kepentingan rakyat sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya. Mengingat, segala kerja yang dilakukan saat ini akan dipertanggungjawabkan kelak.

 

Para ASN dengan posisi apapun jangan sampai ada yang merasa lebih terhormat, hanya kerja ikhlas dan kerja luar biasa itulah yang pantas mendapatkan predikat terhormat itu.

 

"Kalau diumpamakan dengan struktur kendaraan, antara ban dan mesin tidak ada yang lebih terhormat. bannya bagus, mesinnya tidak berfungsi, ya tidak bisa. Mesinnya bagus, bannya bocor, tidak bisa berjalan juga," tandasnya.

 

Bupati yang akrab disapa Mas Tamam ini menyampaikan, dirinya tidak membatasi pertemuan dengan siapapun untuk percepatan pembangunan Pamekasan, ASN yang menempati posisi terendah pun bisa bertemu langsung dirinya untuk menyampaikan apa saja untuk kemajuan Pamekasan.

 

"Tidak usah pamit kepada kepala dinas, karen etika birokrasi antara zaman dulu dengan sekarang berubah. Jika dulu kepemimpinan birokratif, saat ini kolaboratif," tegasnya.

 

Dia kembali mengingatkan tentang kontrak kinerja antara bupati dengan pimpinan OPD yang harus terlaksana sesuai target yang disepakati bersama. Karena sanksinya adalah turun jabatan bagi mereka yang tidak bisa merealisasikannya tepat waktu.

 

"Mulai hari ini bismillah bekerja semakin produktif, semakin luar biasa, dan beberapa yang belum tuntas akan segera dituntaskan," pungkasnya.