diskominfo@pamekasankab.go.id

Jl. Jokotole Gg IV No.01 Pamekasan, Jawa Timur.

Detail Berita

Usai Ikut Pelatihan, Wabup Pamekasan Ajak Warga Binaan Pemasyarakat Hidup Mandiri

Kamis, 04 Agustus 2022  108  

Pemkab Pamekasan- Wakil Bupati Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Fattah Jasin mengajak para warga binaan pemasyarakatan untuk hidup mandiri setelah keluar dari lembaga pemasyarakatan (Lapas) Narkotika kelas II A Pamekasan dengan menjalani hidup yang lebih baik.

Hal itu disampaikan orang nomor dua di Pamekasan tersebut dalam acara penutupan rehabilitasi dan pelatihan kemandirian di Lapas Narkotika Kelas II A Pamekasan, rabu (3/8/2022). Hadir dalam acara itu, Kakanwil Lapas Narkotika Jatim, Zaeroji, Kalapas Kelas IIA Pamekasan, Seno Utomo, Dandim Pamekasan, Letkol Inf. Ubaidillah, Kapolres Pamekasan, AKPB Rogib Triyanto dan jajaran Forkopimda lainnya.

Menurutnya, warga binaan pemasyarakatan Lapas Narkotika yang mengikuti program rehabilitasi sebanyak 220 orang, sementara mereka yang ikut pelatihan kemandirian sebanyak 200 orang. Meliputi pelatihan konstruksi, pengelasan, menjahit, dan meubeler.

Beberapa pelatihan tersebut menjadi bekal ketika mereka nanti hidup bebas bersama masyarakat sesuai dengan pelatihan yang mereka ikuti. Tentu, kemampuan itu harus dikembangkan agar nantinya bisa hidup mandiri secara ekonomi.

"Kemandirian itu penting, pak bupati selama kepemimpinannya memiliki visi dan misi yang salah satunya mengembangkan sumber daya manusia," ujar mantan Kepala Dinas Perhubungan Jawa Timur tersebut saat memberikan sambutan.

Dikatakan, pihaknya sangat mendukung program pelatihan tersebut, apalagi Pemkab Pamekasan memiliki program serupa yakni wirausaha baru dengan memberikan pelatihan usaha gratis kepada masyarakay. Tentu program tersebut untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di Pamekasan.

Dia juga mengajak warna binaan pemasyarakatan melihat potensi di daerahnya masing-masing untuk menjadikan peluang usaha. Seperti potensi batik yang telah menjadi salah satu ikon Kabupaten Pamekasan, serta potensi lainnya yang bernilai ekonomis.

"Semua peluang terbuka, ada juga peluang pertanian, perikanan, serta peluang ekonomi kreatif lainnya dalam rangka menatap masa depan. Karena bukan tidak mungkin, kalian ini nanti yang akan menjadi pemimpin di negeri ini," tandasnya.

Mantan Kepala Dinas Sosial Jawa Timur ini berpesan agar warga binaan memanfaatkan kecanggihan teknologi dengan sebaik-baiknya supaya kecanggilan itu tidak berdampak negatif terhadap diri sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitar.