diskominfo@pamekasankab.go.id
Jl. Jokotole Gg IV No.01 Pamekasan, Jawa Timur.
Disdikbud Pamekasan Matangkan Realisasi Kurikulum Merdeka
Rabu, 24 Agustus 2022 1.393
Pemkab Pamekasan- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pamekasan, Madura, Jawa Timur melakukan sosialisasi secara masif kepada semua guru di sekolah yang berada di bawah naungannya perihal penerapan kurikulum merdeka tahun 2022.
Kepala Disdikbud Pamekasan, Akhmad Zaini mengungkapkan, kurikulum merdeka merupakan keharusan bagi sekolah untuk melaksanakannya sebagai upaya memperbaiki proses kegiatan belajar mengajar demi out put pendidikan di Indonesia sebagaimana cita-cita Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) RI.
Pihaknya gencar melaksanakan pelatihan kepada guru di sekolah-sekolah hingga tingkat kecamatan agar kurikukum tersebut dapat segera terealisasi. Hal itu sebagai bentuk komitmen memajukan pendidikan di Pamekasan.
"Kita sekarang mengadakan pelatihan terus, hampir setiap hari kepada semua guru. Seperti work shop, seminar, dan lain-lain, supaya kurikum merdeka itu secepatnya diterapkan di semua sekolah," katanya, rabu (24/8/2022).
Mantan Kabag Kesra Setdakab Pamekasan ini mengaku optimis, kurikulum merdeka di daerahnya dapat terealisasi pada semua sekolah pada tahun 2022. Mengingat sosialisasi dan pelatihan telah masif dilakukan hingga tingkat kecamatan, disamping itu pengawas memberikan sosialisasi langsung ke sekolah-sekolah.
"Kami optimis, tahun 2022 semua sekolah sudah bisa menerapkan kurikulum merdeka. Karena kami melaksanakan sosialisasi dan pelatihan itu per kecamatan," tandasnya.
Sebagaimana dikutip dari web resmi Kemendikbudristek Direktorat Sekolah Dasar, Kurikulum Merdeka adalah kurikulum dengan pembelajaran intrakurikuler yang beragam di mana konten akan lebih optimal agar peserta didik memiliki cukup waktu untuk mendalami konsep dan menguatkan kompetensi. Guru memiliki keleluasaan untuk memilih berbagai perangkat ajar sehingga pembelajaran dapat disesuaikan dengan kebutuhan belajar dan minat peserta didik.
Projek untuk menguatkan pencapaian profil pelajar Pancasila dikembangkan berdasarkan tema tertentu yang ditetapkan oleh pemerintah. Projek tersebut tidak diarahkan untuk mencapai target capaian pembelajaran tertentu, sehingga tidak terikat pada konten mata pelajaran.
Zaini berharap, semua sekolah pada tahun 2023 bisa melaksanakan kurikulum merdeka tersebut secara keseluruhan. Tidak ada lagi lembaga pendidikan yang tetap menggunakan kurikulum lama.
"Kami berharap sekolah segera melaksanakan kurikulum merdeka ini, supaya tahun 2023 mendatang sudah tidak ada yang tersisa," harapnya.
BERITA LAINNYA
Bupati Pamekasan Hadiri Pelantikan Pengurus IMAMAH
Kamis, 05 Februari 2026
Pemkab Pamekasan Sambut Mahasiswa Doktoral Terbaik Tianjin University Cina
Rabu, 04 Februari 2026
Disdikbud Pamekasan Gelar Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Tes Kemampuan Akademik
Senin, 02 Februari 2026
Lolos 8 Besar Liga 4, Bupati Pamekasan Sambut Kedatangan Skuad Persepam
Sabtu, 24 Januari 2026
Bupati Pamekasan Ajak KONI Bersinergi Demi Prestasi Atlet
Kamis, 08 Januari 2026
Mahfud MD Kunjungi Pamekasan, Berikan Orasi Kebangsaan
Selasa, 06 Januari 2026
Apel Awal Tahun 2026, Pemkab Pamekasan Tekankan Inovasi ASN
Senin, 05 Januari 2026