diskominfo@pamekasankab.go.id

Jl. Jokotole Gg IV No.01 Pamekasan, Jawa Timur.

Detail Berita

DPMPTSP Naker Pamekasan Ingatkan Pelaku UMKM Perhatikan Kemasan Produk

Selasa, 27 September 2022  127  

Pemkab Pamekasan- Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu Tenaga Kerja (DPMPTSP Naker) Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur mengingatkan para pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) memperhatikan hal kecil dalam berwirausaha.

Kepala DPMPTSP Naker Kabupaten Pamekasan, Supriyanto mengungkapkan, para pelaku UMKM harus memiliki semangat berwirausaha dengan nevel yang lebih tinggi. Tidak merasa puas dengan daya jual dengan omzet yang didapat, tetapi harus mengevaluasi atas produk yang dihasilkan untuk memikat lebih banyak pasar.

Sejauh ini, barang produksi Pamekasan kurang bersaing dengan produk luar lantaran kemasan yang tidak menarik, padahal secara rasa dan kualitas barang tidak kalah bersaing dengan produk luar. Salah satunya adalah camilan.

"Banyak sekali produk yang diproduksi oleh masyarakat Pamekasan, namun ada hal hal yang kurang menarik. Masyarakat kita, ketika memproduksi barang, makanan, seperi camilan, minuman, itu tidak bisa masuk ke warung tetangga, padahal ada potensi yang lebih besar lagi dari produk Pamekasan untuk masuk ke toko yang lebih besar, dan lebih bagus," katanya, selasa (27/9/2022).

Dia menambahkan, selain kemasan yang harus menjadi perhatian pelaku usaha, izin usaha, serta komposisi harus jelas. Dengan demikian, produk tersebut akan mampu masuk toko modern dan bersaing dengan produk luar lainnya.

"Saya banyak menemui makanan Pamekasan yang enak, tetapi kemasannya tidak menarik, yang kedua izinnya belum ada, tidak jelas komposisinya apa, tidak jelas masa kadaluarsanya sampai kapan," tandasnya.

Oleh karena itu, lanjut dia, para pelaku usaha harus melek pengetahuan dalam berwirausaha dengan memperhatikan hal hal kecil tersebut. Sehingga cita-cita Bupati Baddrut Tamam dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program sepuluh ribu pengusaha baru (sapu tangan biru) berjalan sesuai harapan.

"Sebagai masyarakat Pamekasan berharap ada produk Pamekasan masuk toko indomart atau alfamart, kita jangan terlena dengan produk luar Pamekasan yang rasanya sama, kualitasnya sama, bahkan lebih rendah dari kita," tegasnya.

Pihaknya akan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pelatihan wirausaha baru (WUB) secara gratis. Mulai pelatihan pembuatan songkok, tas, sarung, camilan, service AC, service motor, service mobil, pelatihan pembuatan sabun, dan puluhan jenis pelatihan lainnya yang telah berjalan sejak tahun 2020.

"Selain itu, kita juga harus tahu memenej keuangan dari usaha yang kita lakukan. Jangan menghamburkan uang untuk sesuatu yang tidak penting," pungkasnya.