diskominfo@pamekasankab.go.id

Jl. Jokotole Gg IV No.01 Pamekasan, Jawa Timur.

Detail Berita

Bupati Mas Tamam Janji Fasilitasi Supporter Taretan Dhibi', Siap Sumbang Uang Pribadi

Selasa, 27 September 2022  115  

Pemkab Pamekasan- Bupati Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Baddrut Tamam merespon positif sejumlah permintaan komunitas suporter Madura United FC, Taretan Dhibi'.

Diantara permintaan komunitas supporter kepada orang nomor satu di Pamekasan tersebut berupa basecamp untuk komunitas Taretan Dhibi', pembangunan musolla dan tempat wudlu' di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan.

"Untuk basecamp, kira-kira memungkinkan nggak kalau kita hibah langsung, saya tanya ke mas Tris (Ketua Supporter Taretan Dhibi') ada notarisnya nggak, ternyata ada, oke, clear, selesai. Kita nanti akan hibah," kata Bupati Baddrut Tamam disambut tepuk tangan sumringah dari para suporter.

Dirinya akan memenuhi semua permintaan para suporter tersebut, pihaknya saat ini menunggu proposal atas beberapa permohonan yang disampaikan, tentu komunikasi antar organisasi perangkat daerah (OPD) terkait akan dimatangkan kembali.

"Saya oke semua atas permintaan para supporter ini, saya dukung penuh supporter taretan dhibi'. hanya dua permintaan saya, pertama bagaimana suporter ini ada semangat dorong ekonomi di dalamnya, dan kedua jangan tengkaran," pinta bupati yang akrab disapa Mas Tamam tersebut saat acara silaturrahim dengan Supporter Madura United di Taman Belakang Mandhapa Aghung Ronggosukowati, sabtu (24/9/2022) malam.

Pihaknya meminta kepada para supporter Taretan Dhibi' untuk mengelola Wamira (warung milik rakyat) Mart milik Pemkab Pamekasan sebagai sumber perekonomian supporter. Misalnya menjual jersey, atau atribut atribut Madura United lainnya.

"Kedekatan emosinya selesai, kolaborasinya selesai, semangat untuk ataretan lahir batin selesai, dari itu bagaimana didorong ada kegiatan ekonomi. Wamira Mart itu bagaimana bisa menjadi kegiatan teman-teman sekaligus menjadi basecamp. Saya berpikir barusan, bisalah Rp 100 juta ya untuk tahun 2023," tandasnya.

Uang tersebut sebagai dana awal pengadaan basecamp, baik sewa atau model lainnya sekaligus sebagai modal usaha. Asalkan realisasi dari hibah tersebut tidak melanggar regulasi.

"Petakan, rancang, kalau memang nanti sewa basecamp tidak ada, saya nyumbang pribadi. Langsung buat grup (WA,red) saya masukkan, nanti diskusinya di situ," pungkasnya.