diskominfo@pamekasankab.go.id
Jl. Jokotole Gg IV No.01 Pamekasan, Jawa Timur.
Bupati Mas Tamam : Saya Siap Mati Demi Indonesia
Jumat, 18 November 2022 784
Pemkab Pamekasan- Bupati Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Baddrut Tamam beriktikad kuat memberikan kontribusi besar untuk kemajuan daerahnya. Kontribusi itu berupa kebijakan dan program yang mendorong kemajuan tersebut.
Menurutnya, banyak dinamika dan tantangan selama memimpin Pamekasan lantaran kebijakannya yang out off the box. Tetapi kebijakan itu harus dilakukan demi mewujudkan Pamekasan hebat, rajja, bajra tor parjugha sebagaimana cita-cita besar selama kepemimpinannya.
Dinamika yang dialami dirinya tidak hanya ancaman terhadap keberlangsungan pembangunan, melainkan mengarah kepada keselamatan pribadi. Tetapi, komitmen kuat mengabdikan diri kepada agama, bangsa, dan negara harus tetap tertanam kuat di dalam hati dengan berbagai resiko yang akan muncul akibat kebijakan tersebut. Salah satu ancaman yang datang kepada dirinya saat hendak memutasi Sekretaris Daerah, Totok Hartono, selasa (15/11/2022).
"Kalaupun saya ditangkap KPK gara-gara mutasi ini saya ikhlas, bahkan bukan hanya itu, mati saya ikhlas untuk Indonesia, wong mbah saya mati demi Indonesia kok. Apalagi isu yang bermacam-macam ini, saya tidak takut sama sekali," tegasnya saat memberikan pengarahan dalam acara mutasi jabatan tersebut.
Bupati yang akrab disapa Mas Tamam ini menegaskan, pihaknya berkomitmen tidak ada jual beli jabatan selama kepemimpinannya sebagai turunan dari reformasi birokrasi yang menjadi salah satu program prioritas. Karena jabatan bupati hanya sebagai alat pengabdia kepada agama, bangsa dan negara, bukan tujuan untuk meraih sesuatu.
"Yang ada di dalam hati saya, bagaimana saya menjadi bagian dari kontribusi besar untuk bangsa dan negara. Kenapa saya lakukan itu, karena terjun di gelanggang ini, saya harus jadi negarawan, bukan politisi. Apa bedanya negarawan dan politisi, kalau politisi berpikir bagaimana pemilu yang akan datang, tetapi negarawan berpikir generasi yang akan datang," tandasnya.
Bupati dengan sederet prestasi ini melanjutkan, Pamekasan harus bergeser dari kabupaten biasa menjadi kabupaten yang luar biasa. Makanya, perlu melakukan program dan kebijakan yang out off the box demi generasi Pamekasan di masa yang akan datang.
"Oleh karena itu, ayo kita kolaborasi untuk mengabdikan diri kepada bangsa dan negara. Karena mati itu kapan saja, bisa besok, atau lusa. Karena mati kapan saja, maka hati kita jangan isi jabatan, tetapi isi Allah," ajak dia kepada pejabat dan aparatur sipil negara di lingkungan Pemkab Pamekasan.
Dia memungkasi, inovasi, kreasi, dan kolaborasi harus dilakukan oleh organisasi perangkat daerah dalam membangun Pamekasan menjadi kabupaten yang berdaya saing dengan kabupaten/kota maju di Indonesia.
BERITA LAINNYA
Menkop RI Apresiasi Gerak Cepat Pembangunan KDKMP di Pamekasan
Minggu, 22 Februari 2026
Persepam Serahkan Tropi Juara Liga 4 ke Pemkab, Manajer Sebut Peran Penting Bupati
Sabtu, 21 Februari 2026
Hadiri HPN 2026, Bupati Pamekasan Minta Bangun Sinergi Positif
Rabu, 18 Februari 2026
Pemkab Pamekasan Musnahkan Ribuan Miras, Bupati : Ini Bukti Keseriusan
Selasa, 10 Februari 2026
Bupati Pamekasan Hadiri Pelantikan Pengurus IMAMAH
Kamis, 05 Februari 2026
Pemkab Pamekasan Sambut Mahasiswa Doktoral Terbaik Tianjin University Cina
Rabu, 04 Februari 2026
Disdikbud Pamekasan Gelar Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Tes Kemampuan Akademik
Senin, 02 Februari 2026