diskominfo@pamekasankab.go.id
Jl. Jokotole Gg IV No.01 Pamekasan, Jawa Timur.
Jumlah Kemiskinan Rendah, Pamekasan Terbanyak Gelontorkan Anggaran UHC se Madura
Jumat, 09 Juni 2023 663
Pemkab Pamekasan- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Madura, Jawa Timur di bawah kepemimpinan Bupati Baddrut Tamam telah memberikan layanan kesehatan gratis kepada warganya sejak tanggal 7 januari 2023 melalui program universal health coverage (UHC).
Masyarakat Pamekasan tidak perlu lagi mengeluarkan biaya sepeserpun untuk berobat ke rumah sakit, puskesmas, atau fasilitas lainnya yang bekerja sama dengan badan penyelenggara jaminan sosial (BPJS) kesehatan. Hanya cukup dengan menunjukkan KTP sebagai warga Pamekasan.
Empat kabupaten di Madura telah menerapkan program yang sama, namun Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam menyebut dana yang harus digelontorkan oleh Pemkab Pamekasan terbanyak dari empat kabupaten yang ada. Sebab, Pamekasan merupakan kabupaten dengan jumlah masyarakat miskin paling sedikit, sehingga warga yang tercover kartu indonesia sehat (KIS) tidak banyak. Berdasarkan data yang dihimpun, anggaran UHC untuk Kabupaten Bangkalan Rp 51 miliar, Kabupaten Sampang Rp 32 miliar.
"Semua ( di Madura,red) sudah UHC, cuman kita ini terbanyak mengeluarkan anggaran, Sampang Rp 22 miliar karena banyak kartu Indonesia sehatnya, di sini (Pamekasan, red) sedikit sekali mendapatkan KIS, akhirnya butuh Rp 75 miliar untuk UHC. Di Sumenep saya tanya bupatinya kemarin hanya butuh Rp 30 miliar," kata Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam, jum'at (9/6/2023).
Menurutnya, hal yang menjadi faktor utama jumlah penerima KIS di Pamekasan sedikit lantaran daya beli masyarakat tinggi, dan jumlah kemiskinan rendah. Di Madura, Pamekasan merupakan kabupaten dengan jumlah kemiskinan terendah.
Sebagaimana diketahui, kesehatan merupakan salah satu program prioritas Bupati Pamekasan selama kepemimpinannya selain pendidikan, ekonomi, infrastruktur, dan reformasi birokrasi. Sebelum menerapkan UHC, Pamekasan telah memberikan pelayanan excelent kepada masyarakat, hingga fasilitasi mobil sigap di setiap desa di 13 kecamatan.
Tidak hanya itu, pelayana kesehatan di fasilitas kesehatan menjadi perhatian serius sang bupati sebagai upaya memberikan kenyamanan kepada pasien. Bahkan, bupati memerintahkan agar rumah sakit tidak lagi berbau obat, melainkan aroma parfume agar pasien merasa nyaman dan tenang.
"Kami telah berkomitmen memberikan pelayanan yang excelent kepada masyarakat, masyarakat kita harus mendapat pelayanan kesehatan terbaik, tidak ada lagi bedanya antara pasien satu dengan pasien lainnya, pelayanan harus maksimal," tegasnya.
BERITA LAINNYA
Bupati Pamekasan Ajak KONI Bersinergi Demi Prestasi Atlet
Kamis, 08 Januari 2026
Mahfud MD Kunjungi Pamekasan, Berikan Orasi Kebangsaan
Selasa, 06 Januari 2026
Apel Awal Tahun 2026, Pemkab Pamekasan Tekankan Inovasi ASN
Senin, 05 Januari 2026
Bupati Pamekasan Lantik 4.160 PPPK Paruh Waktu
Rabu, 17 Desember 2025
Sah! Bupati Pamekasan Lantik Taufikurrachman sebagai Pj Sekda
Kamis, 11 Desember 2025
Pemkab Pamekasan Gelar Pemusnahan Barang yang Menjadi Milik Negara Tahun 2025
Rabu, 10 Desember 2025
Apel Kebangsaan BNNP Jawa Timur Digelar di Lapangan Nagara Bhakti Pamekasan
Senin, 08 Desember 2025