diskominfo@pamekasankab.go.id

Jl. Jokotole Gg IV No.01 Pamekasan, Jawa Timur.

Detail Berita

Pemkab Pamekasan Seriusi Program Pengelolaan Sampah Modern Berkelanjutan

Kamis, 09 April 2026  52  

Pemkab Pamekasan- Pemerintah Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur berupaya keras agar sampah di daerahnya dapat terkelola secara modern dan berkelanjutan.

Keseriusan itu dibuktikan setelah Bupati Pamekasan Kholilurrahman melakukan audiensi dengan pejabat Direktur Perencanaan, Evaluasi, dan Informasi Pembangunan Daerah Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah, Kementerian Dalam Negeri, Selasa (7/4/2026).

Orang nomor satu di bumi Gerbang Salam itu didampingi Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Sahrul Munir, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Plt. Kepala Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), dan Plt. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan dan Riset Daerah (Bapperida).

Dikatakan, pertemuan tersebut merupakan bagian krusial dari rangkaian assessment program Local Service Delivery Improvement Project (LSDP), sebab Pamekasan sukses menjadi salah satu nominator dari 45 kabupaten/kota se-Indonesia untuk mengembangkan sistem pengelolaan sampah terpadu berbasis model ekonomi sirkuler.

"Langkah ini diambil sebagai respons cerdas dan taktis terhadap dinamika fiskal daerah, terutama dalam menghadapi tren penurunan Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD)," ungkapnya.

Dia menambahkan, keikutsertaan Kabupaten Pamekasan dalam LSDP, merupakan bagian dari strategi creative financing (pembiayaan kreatif) agar tetap mampu menjalankan proyek infrastruktur vital tanpa bergantung sepenuhnya pada APBD konvensional. Namun dengan mengoptimalkan pendanaan eksternal dan dukungan teknis internasional dari World Bank melalui Kemendagri. 

Selain fokus pada pengelolaan persampahan dari hulu ke hilir, kata dia, pihaknya juga membahas tentang upaya penguatan program WEFSRID (Water Energy Food Security for Regional Integrated Development). Program ini menitikberatkan pada pembangunan infrastruktur irigasi strategis yang diproyeksikan mampu menciptakan ketahanan pangan, energi, dan air secara mandiri.

"Sinergi antara LSDP dan WEFSRID menjadi bukti keseriusan Pemkab Pamekasan dalam menyiapkan fondasi pembangunan yang kokoh, baik melalui penyediaan lahan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST), penguatan regulasi, maupun pemberdayaan kelembagaan berbasis komunitas untuk menjaga keberlanjutan operasional," tandasnya.

Dia mengungkapkan, partisipasi dalam inisiatif berskala nasional ini diposisikan sebagai solusi jangka panjang dalam menjawab isu strategis lingkungan sekaligus meningkatkan ketangguhan daerah melalui transformasi tata kelola yang lebih sistematis dan efisien.

Pihaknya menargetkan penurunan risiko bencana secara signifikan, seperti pencegahan banjir dan minimalisir pencemaran.

"Langkah besar ini menjadi manifestasi nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Pamekasan dalam mewujudkan pembangunan yang tidak hanya maju secara fisik, tetapi juga lincah secara finansial dan berkelanjutan bagi masa depan," pungkasnya.