diskominfo@pamekasankab.go.id
Jl. Jokotole Gg IV No.01 Pamekasan, Jawa Timur.
TAHUN 2022, WAMIRA MART AKAN TERSEBAR DI 13 KECAMATAN
Selasa, 22 Februari 2022 4.149
Pemkab Pamekasan- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Madura, Jawa Timur akan mendirikan warung milik rakyat (wamira) mart di 13 kecamatan pada tahun 2022.
Wamira Mart merupakan fasilitasi pemasaran offline yang diberikan pemerintah daerah gagasan Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam bagi para pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM). Wamira akan menampung produk UMKM untuk dijual di pasaran.
Pada tahun 2021, Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah telah mendirikan 9 Wamira Mart di Pamekasan, masing-masing berada di Jalan Jokotole atau sebelah barat Kantor Dinas Koperasi dan UKM, Wamira Mart di Kecamatan Waru tepatnya di simpang tiga sebelum Pasar Waru, Kecamatan Pakong tepatnya di depan SPBU Pakong, dan Wamira Mart di Kecamatan Palengaan atau di sebelah barat Ponpes Kebun Baru.
Kemudian Wamira Mart di Kecamatan Proppo sebelah barat pasar pangurayan, di Kecamatan Larangan, di Kecamatan Tlanakan tepatnya di KUD Sumber Wangi, di Stadion Ratu Pamelingan, dan Wamira Mart tersebar. Wamira Mart tersebar merupakan Gerobak Wamira yang akan mengunjungi setiap ada kegiatan masyarakat.
Sementara pada tahun 2022, Pemkab Pamekasan di bawah naungan Diskop UKM akan mendirikan 91 Wamira Mart di 91 desa tersebar di 13 kecamatan. Hal itu untuk memaksimalkan pemasaran produk UMKM milik masyarakat Pamekasan.
"Wamira Mart kita perbanyak lah, dengan harapan bisa membantu pelaku UMKM yang kesulitan untuk mendapatkan tempat berjualan, dengan target 91 wamira mart," katanya, selasa (22/2/2022).
Dikatakan, pihaknya menargetkan pendirian Wamira Mart bisa terealisasi pada tahun 2022 sehingga mampu meningkatkan perekonomian para pelaku usaha yang sebelumnya tidak mendapatkan fasilitasi dari pemerintah daerah.
"Kami siapkan yang PKL dulu (relokasi, red), nanti kalau PKL sudah berjalan kami siapkan dokumen perencanaannya," ungkapnya.
Wamira Mart termasuk program prioritas Bupati Baddrut Tamam di bidang ekonomi, tidak hanya melatih masyarakat untuk berwirausaha, melainkan juga lengkap dengan fasilitas pemasarannya.
Pemkab Pamekasan menargetkan mampu menciptkakan 10 ribu pengusaha baru (sapu tangan biru) dengan program wirausaha baru (WUB). Melalui program ini, masyarakat mendapatkan pelatihan usaha gratis sesuai keinginan.
Setelah itu, para peserta WUB tersebut diberikan bantuan alat melalui dana corporate social respinsibility (CSR). Kemudian memberikan bantuan dengan modal satu persen selama setahun, dan fasilitasi pemasaran online ataupun offline. Sementara, fasilitasi pemasaran offline melalui pendirian Wamira Mart tersebut.
"Harapan kami, dengan adanya fasilitasi dari pemerintah ini, para pelaku UMKM, dan WUB secara khusus bisa berkembang sesuai harapan. Sehingga kesejahteraan di tengah-tengah masyarakat benar-benar terjadi," tutup dia.
BERITA LAINNYA
Buka TMMD ke 130, Bupati Pamekasan Berharap Tingkatkan Semangat Gotong Royong
Selasa, 13 Oktober 2026
Semester Satu 2026, Jawa Timur Raup Investasi hingga 72 Triliun, 1 Juta Lebih Tenaga
Senin, 12 Oktober 2026
Festival Drumband Warnai Perayaan Hari Jadi Pamekasan ke 496
Minggu, 04 Oktober 2026
Bupati Pamekasan Berikan Tali Asih untuk Veteran di Hari Kesaktian Pancasila
Kamis, 01 Oktober 2026
Bupati Pamekasan Instruksikan Puskesmas hingga Rumah Sakit Segera Tangani Pasien Krit
Sabtu, 26 September 2026
Tidak hanya Olahraga, Bupati Pamekasan Komitmen Lestarikan Budaya
Kamis, 24 September 2026
Bupati Pamekasan Buka MTQ Tingkat Kabupaten, Berharap Bukan Sekadar Cari Piala
Rabu, 23 September 2026