diskominfo@pamekasankab.go.id
Jl. Jokotole Gg IV No.01 Pamekasan, Jawa Timur.
GEBYAR BATIK PAMEKASAN 2022 FOR YOUTH FASHION
Senin, 21 Maret 2022 1.218
Pemkab Pamemasan- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Madura, Jawa Timur menggelar gebyar batik 2022 yang akan road show di enam kota berbeda. Meliputi Malang, Tuban, Jember, Bromo, Bali, dan Kota Surabaya.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pamekasan, Achmad Sjaifuddin mengungkapkan, konsep gebyar batik tulis Pamekasan 2022 adalah batik Sidomukti untuk anak muda atau Sidomukti For Youth Fashion dengan tujuan meningkatkan kecintaan anak muda terhadap batik sebagai warisan budaya luhur Indonesia.
"Kami menyasar anak-anak muda antara 15 sampai 25 tahun. Karena batik itu bukan hanya untuk orang tua dalam kegiatan formal saja. Tetapi anak muda juga bisa dengan design yang sesuai," ungkapnya, minggu (20/3/2022).
Dia menambahkan, jumlah anak muda dalam struktur kependudukan sangat tinggi, dengan demikian target pasar untuk anak muda tentu menjanjikan. Lokasi pertama dari gebyar batik tahun ini adalah Malang lantaran daerah tersebut merupakan jujukan anak-anak muda dari berbagai kota di Indonesia untuk melanjutkan pendidikannya.
"Kalau itu kita tidak bidik, kita akan ketinggalan. Ini adalah salah satu upaya kami agar batik Pamekasan bisa menyasar anak muda dan tentu golongan orang dewasa," tandasnya.
Pihaknya menggandeng designer Internasional Embran Nawawi dalam kegiatan tersebut dengan sajian design batik tulis yang indah, estetik, dan proporsional guna meningkatkan nilai batik Pamekasan.
"Kita di sini mengangkat konsep anak muda, kita akan memenuhi pasar anak muda. Fashion batik, kita tidak bisa pungkiri, pelaku trand itu adalah anak muda dari usia 15 sampai 25 tahun. Ini target market dari seluruh brand di dunia," ujar Embran Nawawi.
Menurutnya, beberapa designer yang turut berpartisipasi dalam gebyar batik tahun ini dengan konsep ala Korea. Hal ini akan menjadi tontonan yang menarik dalam fashion show batik dalam gebyar tersebut.
"Secara industri memancing peminat fashion membeli baju itu, atau paling tidak membeli batik Pamekasan. Saya berharap impact-nya besar, terutama Pamekasan yang memang telah mempunyai standart sebagai kota batik tulis terbesar di Asia Tenggara," pungkasnya.
BERITA LAINNYA
Disperpusip Pamekasan Gelar Dialog Kepustakaan
Rabu, 16 September 2026
Musik Daul Pamekasan Resmi Jadi Warisan Budaya Takbenda Indonesia
Selasa, 08 September 2026
Pamekasan Siap Sambut Hangat Tim dan Suporter Tamu dalam Laga Kandang Madura United
Sabtu, 05 September 2026
Peringati Hari Lahir ke-81, PMI Pamekasan Perkuat Komitmen Pelayanan Kemanusiaan
Jumat, 04 September 2026
Bupati Pamekasan Ambil Sumpah 64 CPNS Jadi PNS, Ingatkan Kepercayaan Masyarakat
Senin, 24 Agustus 2026
Upacara HUT ke 81 RI Berjalan Khidmat, Bupati Pamekasan : Bangsa Indonesia Sudah Mata
Senin, 17 Agustus 2026
Kunjungi Perbaikan Jalan Swadaya, Bupati Pamekasan Sumbang Uang Pribadi
Sabtu, 15 Agustus 2026