diskominfo@pamekasankab.go.id
Jl. Jokotole Gg IV No.01 Pamekasan, Jawa Timur.
Daftar Yuk! Disdikbud Pamekasan Gelar Bimtek Bahasa Madura, Ini Syaratnya
Kamis, 16 Juni 2022 2.175
Pemkab Pamekasan- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur akan menggelar bimbingan teknik (bimtek) bahasa Madura untuk guru sekolah dasar (SD) di bawah naungannya.
Kepala Disdikbud Pamekasan, Akhmad Zaini mengungkapkan, adapun persyaratan yang harus dipenuhi untuk mengikuti bimtek tersebut adalah guru SD, PNS atau PPPK, memiliki motivasi kuat untuk belajar bahasa Madura, sanggup menularkan kepada teman sejawat, dan terakhir menguasai IT.
Bimtek tersebut akan digelar mulai tanggal 12-15 juli 2022 di Hotel Cahaya Berlian Jalan Panglegur Pamekasan dengan tidak dipungut biaya alias gratis. Namun kouta terbatas, hanya bagi mereka yang memenuhi kriteria di atas.
Fasilitas yang akan didapat bagi peserta bimtek meliputi sertifikat, konsumsi, materi bimtek, pendampingan oleh narasumber, serta tempat pelaksanaan yang representatif.
Akhmad Zaini menyampaikam, kegiatan tersebut bertujuan untuk melestarikan budaya lokal melalui bahasa Madura. Mengingat, bahasa Madura yang digunakan seseorang akan mencerminkan karakter yang bersangkutan.
"Kita ini disdikbud, ada aspek budaya yang harus kita lestarikan, karena budaya luhur Madura itu kan sangat bagus yang bisa dijadikan cara untuk membentuk karakter siswa. Misalnya budaya santun, andhap asor, gotong royong," ungkapnya, rabu (15/6/2022).
Tingkatan bahasa Madura harus diketahui oleh pendidik yang akan menularkan ilmunya kepada siswa serta masyarakat sekitar. Apalagi bahasa Madura mulai tidak diperhatikan lagi oleh anak-anak muda Madura, bahkan guru bahasa Madura yang masih muda tergolong minim.
"Bahasa ini harus dilestarikan, bagaimana kalau orang Madura tidak tahu bahasa Madura dengan bagus," tanya dia.
Dia berharap, pelaksanaan bimtek tersebut menjadikan guru memiliki potensi di bidang bahasa Madura yang mampu mengajar bahasa Madura meskipun bukan sarjana bahasa Madura.
"Perlu ada generasi baru untuk mengajar bahasa Madura ini, karena yang ada sekarang sudah sepuh-sepuh," pungkasnya.
BERITA LAINNYA
Pamekasan Kembali Raih WTP, Bupati Kholil Pertahankan Capaian ke 12
Sabtu, 30 Mei 2026
Disdikbud Pamekasan Sosialisasikan Penerbitan Ijazah Elektronik
Selasa, 26 Mei 2026
Bupati Pamekasan Meraih Penghargaan Prestisius dari Mendikdasmen RI
Selasa, 26 Mei 2026
Harkitnas 2026, Bupati Pamekasan : Mari Bangkit, Malu Datang Terlambat
Kamis, 21 Mei 2026
Kemendagri Luruskan Isu Larangan Fotokopi e-KTP untuk Layanan Publik
Selasa, 12 Mei 2026
Disdikbud Pamekasan Imbau Sekolah tak Gelar Wisuda
Selasa, 12 Mei 2026
Mensos RI Puji Langkah Cepat Bupati Pamekasan Realisasikan Sekolah Rakyat
Senin, 11 Mei 2026