diskominfo@pamekasankab.go.id
Jl. Jokotole Gg IV No.01 Pamekasan, Jawa Timur.
Baddrut Tamam : Saya Cukup Merasa Menjadi Pelayan Rakyat
Rabu, 06 Juli 2022 677
Pemkab Pamekasan- Bupati Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Baddrut Tamam mengajak semua stake holder bekerja sama berkontribusi untuk kemajuan bangsa dan negara sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya masing-masing.
Menurutnya, seseorang tidak boleh merasa lebih penting perannya dalam memajukan organisasi, atau bahkan bangsa dan negara. Karena merasa lebih penting itu tidak akan bisa membawa kemajuan, melainkan justru membawa kerusakan, termasuk menjadi bupati.
"Saya tidak memilih diksi perintah kepada kepala dinas, dan saya paling tidak suka disebut kanjeng, saya lebih suka disebut Baddrut Tamam saja. Karena ketika kita merasa itu awal kerusakan," tegasnya, senin (4/7/2022).
Bupati murah senyum ini menambahkan, merasa lebih penting dari yang lain itu merupakan penyakit hati yang harus dibuang jauh-jauh. Karena hal tersebut akan menghambat terhadap keberlangsungan hidup dan pembangunan sebuah daerah.
"Merasa bupati akan menganggap semua orang di bawahnya, merasa pejabat akan menganggap di bawahnya adalah staf, merasa kaya akan malas bertemu dengan orang miskin, merasa miskin akan inferior malu bertemu dengan orang kaya, merasa pintar akan malas bertemu dengan orang bodoh, merasa paling paham tentang nilai akan malas bertemu dengan orang yang dianggap tidak paham nilai, merasa terhormat akan merasa harga dirinya turun ketika tidak dicium tangannya, saya cukup merasa menjadi pelayan rakyat Kabupaten Pamekasan," tandasnya.
Dia menegaskan, jabatan seseorang bukanlah barometer mereka disebut terhormat, tetapi mereka yang mampu berkontribusi untuk lingkungan sekitar, atau berkontribusi untuk kemajuan organisasi, bangsa dan negara yang lebih layak disebut terhormat.
"Karenanya, di internal pemerintahan saya sering menyampaikan tidak ada yang lebih terhormat diantara kita, yang membuat kita terhormat karena konsistensi dan komitmen bekerja baik untuk kebaikan," ungkapnya.
Dia memungkasi, jabatan yang diemban seseorang akan dipertanggungjabawab saat mereka purna jabatan, dan yang lebih penting lagi di hadapan Allah SWT kelak. Oleh karena itu, selama mengemban amanah menjadi apapun harus mampu berkontribusi positif.
"Jabatan bupati ini seperti orang laki-laki memakai kumis palsu, betapapun perjuangan di era distrubsi dan post truth ini tidak mudah, ini era ketidak pastian, dan kita sebagai bagian dari sub ordinasi dan sub kultur kehidupan kita harus bisa memberi kontribusi positif," pungkasnya.
BERITA LAINNYA
Bupati Pamekasan Ajak KONI Bersinergi Demi Prestasi Atlet
Kamis, 08 Januari 2026
Mahfud MD Kunjungi Pamekasan, Berikan Orasi Kebangsaan
Selasa, 06 Januari 2026
Apel Awal Tahun 2026, Pemkab Pamekasan Tekankan Inovasi ASN
Senin, 05 Januari 2026
Bupati Pamekasan Lantik 4.160 PPPK Paruh Waktu
Rabu, 17 Desember 2025
Sah! Bupati Pamekasan Lantik Taufikurrachman sebagai Pj Sekda
Kamis, 11 Desember 2025
Pemkab Pamekasan Gelar Pemusnahan Barang yang Menjadi Milik Negara Tahun 2025
Rabu, 10 Desember 2025
Apel Kebangsaan BNNP Jawa Timur Digelar di Lapangan Nagara Bhakti Pamekasan
Senin, 08 Desember 2025