diskominfo@pamekasankab.go.id
Jl. Jokotole Gg IV No.01 Pamekasan, Jawa Timur.
Pemdes Rek Kerek Bersyukur Ada Pelatihan WUB, Warganya Mampu Produksi Songkok Batik Sendiri
Senin, 25 Juli 2022 808
Pemkab Pamekasan- Pemerintah Desa (Pemdes) Rek Kerek Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur memiliki budan usaha milik desa (BUMDes) yang mampu menggiliatkan ekonomi warga desanya.
Salah satu usaha yang dikelola oleh BUMDes Sejahtera milik Pemdes Rek Kerek adalah songkok batik yang diproduksi oleh warganya sendiri. Songkok batik tersebut saat ini mampu menjamah pasar luar Madura, seperti Jember, Bandung, dan Kalimantan.
Sekretaris Desa Rek Kerek Kecamatan Palengaan, Moh. Hasyim bercerita awal mula warganya bisa memproduksi songkok batik sendiri. Pihaknya mendapat informasi dari fasilitator program wirausaha baru (WUB) untuk mengirim dua warganya dalam pelatihan pembuatan songkok di tingkat kecamatan.
Pihaknya kemudian mengirim dua orang untuk mengikuti program tersebut sesuai dengan permintaan fasilitator selama 15 hari. Dalam durasi setelah bulan itu peserta diajari berbagai hal tentang pembuatan songkok, mulai pemotongan, cara menjahit songkok, hingga tahap finishing.
"Adanya songkok batik awalnya dari pelatihan wirausaha baru (WUB) yang dilaksanakan di tingkat kecamatan. Selesai dari pelatihan, kami support mereka yang ikut pelatihan itu berupa alatnya," cerita dia, jum'at (22/7/2022).
Dia menambahkan, produksi songkok batik itu ternyata berdampak positif terhadap perkembangan ekonomi masyarakatnya lantaran mampu menyedot tenaga kerja yang diambil dari desanya sendiri. Termasuk bahan batik yang digunakan merupakan hasil kerajinan warga desa.
"Alhamdulillah mampu menciptakan lapangan pekerjaan yang semula para pemuda sepulang dari perantauan tidak memiliki pekerjaan, maka dengan adanya produk songkok ini tidak menjadi pengangguran," tandasnya.
Dia bersyukur Pemkab Pamekasan di bawah kepemimpinan Bupati Baddrut Tamam memiliki program WUB, sebab program itu mampu mendorong pertumbuhan ekonomi sesuai dengan paket pelatihan usaha yang diikutinya.
"Songkok batik itu kami pasarkan di online maupun offline. Seperti di Wamira Mart kalau yang offline," pungkasnya.
Program WUB merupakan gagasan Bupati Baddrut Tamam dengan skema memberikan pelatihan usaha gratis, diberikan modal dengan bunga nol persen, diberikan bantuan alat produksi, hingga fasilitasi pemasarannya, baik online maupun offline dengan target 10 ribu pengusaha baru selama lima tahun.
BERITA LAINNYA
Disperpusip Pamekasan Gelar Dialog Kepustakaan
Rabu, 16 September 2026
Musik Daul Pamekasan Resmi Jadi Warisan Budaya Takbenda Indonesia
Selasa, 08 September 2026
Pamekasan Siap Sambut Hangat Tim dan Suporter Tamu dalam Laga Kandang Madura United
Sabtu, 05 September 2026
Peringati Hari Lahir ke-81, PMI Pamekasan Perkuat Komitmen Pelayanan Kemanusiaan
Jumat, 04 September 2026
Bupati Pamekasan Ambil Sumpah 64 CPNS Jadi PNS, Ingatkan Kepercayaan Masyarakat
Senin, 24 Agustus 2026
Upacara HUT ke 81 RI Berjalan Khidmat, Bupati Pamekasan : Bangsa Indonesia Sudah Mata
Senin, 17 Agustus 2026
Kunjungi Perbaikan Jalan Swadaya, Bupati Pamekasan Sumbang Uang Pribadi
Sabtu, 15 Agustus 2026