diskominfo@pamekasankab.go.id
Jl. Jokotole Gg IV No.01 Pamekasan, Jawa Timur.
Lebihi Target RPJMD, 17 Desa di Pamekasan Berstatus Mandiri
Rabu, 02 November 2022 3.206
Pemkab Pamekasan- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Madura, Jawa Timur di bawah kepemimpinan Bupati Baddrut Tamam mampu mengangkat potensi desa menjadi kekuatan ekonomi masyarakat.
Program wirausaha baru (WUB) dengan strategi desa tematik yang digagas Bupati Baddrut Tamam memiliki dampak luar biasa untuk kemajuan desa. Hal itu terbukti setelah beberapa desa berubah status menjadi desa mandiri, tidak ada lagi desa tertinggal di Pamekasan.
"Atas komitmen dan kerja keras Bupati Pamekasan dalam mendorong percepatan pembangunan desa, sehingga seluruh desa di Kabupaten Pamekasan mencapai status desa berkembang, maju dan mandiri," ujar Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Pamekasan, Fathorrohman, Rabu (2/11/2022).
Dia memerinci, dari jumlah total desa di Kabupaten Pamekasan, terdapat 17 desa berstatus mandiri, 64 desa maju, dan 94 desa sisanya berstatus berkembang. Artinya, dalam empat tahun kepemimpinan Bupati Baddrut Tamam tidak ada lagi desa tertinggal, apalagi sangat tertinggal di bumi Gerbang Salam tersebut.
Tujuh belas desa yang berstatus mandiri itu meliputi Desa Panempan, Desa Laden, Kecamatan Pamekasan, Desa Murtajih, Desa Pademawu Timur, Bunder, dan Desa Padelegan, Kecamatan Pademawu. Desa Ponteh, Lembung, dan Desa Pagendingan, Kecamatan Galis. Desa Rekkerek, dan Desa Palengaan Laok, Kecamatan Palengaan.
Selain itu, desa yang berstatus mandiri adalah Desa Branta Pesisir, Kecamatan Tlanakan, Desa Samatan, Kecamatan Proppo, Desa Kertagenah Tengah, dan Desa Gagah, Kecamatan Kadur, Desa Tentenan Timur, Kecamatan Larangan, dan terakhir Desa Waru Barat, Kecamatan Waru.
Dia menyampaikan, capaian 17 desa berstatus mandiri itu melebihi target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) kabupaten yang hanya menargetkan 15 desa. Sehingga, upaya Pemkab Pamekasan di bawah kepemimpinan Bupati Baddrut Tamam mendorong pertumbuhan ekonomi dari bawah, merata, berkeadilan terwujud sesuai harapan.
Dia menjelaskan, indikator 17 desa itu masuk kategori desa mandiri adalah Indeks Desa Membangun (IDM) yang terdiri dari 3 komponen. Yakni IKE (Indek Ketahanan Ekonomi), IKS (Indek Ketahanan Sosial) dan IKL (Indek Ketahanan Lingkungan).
"Kami akan terus mendorong bagaimana desa itu bisa mengembangkan potensi desanya sebagai keinginan Bapak Bupati melalui program desa tematik. Potensi itu dikelola dengan baik menjadi kekuatan ekonomi masyarakat," tandasnya.
BERITA LAINNYA
Disperpusip Pamekasan Gelar Dialog Kepustakaan
Rabu, 16 September 2026
Musik Daul Pamekasan Resmi Jadi Warisan Budaya Takbenda Indonesia
Selasa, 08 September 2026
Pamekasan Siap Sambut Hangat Tim dan Suporter Tamu dalam Laga Kandang Madura United
Sabtu, 05 September 2026
Peringati Hari Lahir ke-81, PMI Pamekasan Perkuat Komitmen Pelayanan Kemanusiaan
Jumat, 04 September 2026
Bupati Pamekasan Ambil Sumpah 64 CPNS Jadi PNS, Ingatkan Kepercayaan Masyarakat
Senin, 24 Agustus 2026
Upacara HUT ke 81 RI Berjalan Khidmat, Bupati Pamekasan : Bangsa Indonesia Sudah Mata
Senin, 17 Agustus 2026
Kunjungi Perbaikan Jalan Swadaya, Bupati Pamekasan Sumbang Uang Pribadi
Sabtu, 15 Agustus 2026