diskominfo@pamekasankab.go.id
Jl. Jokotole Gg IV No.01 Pamekasan, Jawa Timur.
Empat Kecamatan di Pamekasan Memiliki Potensi Pengembangan Eko Wisata Premium Pemurnian Sapi Madura
Sabtu, 12 November 2022 1.692
Pemkab Pamekasan- Wakil Bupati Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Dr. Ir. RB. H. Fattah Jasin, Ms, akan melihat minat masyarakat tentang pengembangan eko wisata premium di kawasan pemurnian sapi Madura.
Hal itu disampaikan Wabup Pamekasan dalam acara workshop pentahelix networking membangun destinasi wisata lokal berdaya saing global bersama Universitas Trunojoyo Madura (UTM) di Front One Hotel Pamekasan, Kamis (10/11/2022).
"Kita melihat minat masyarakat, dan potensi, kalau kita bicara eko wisata, bisa wisata buatan atau juga minat khusus yang nanti harus dikemas sedemikian rupa dengan banyak melibatkan masyarakat," katanya usai acara tersebut.
Menurutnya, kebijakan pengembangan pariwisata harus mengacu kepada rencana induk pariwisata nasional, provinsi, dan rencana induk pariwisata kabupaten. Sebab, hal itu berkaitan juga dengan ketersediaan anggaran.
"Sangat memungkinkan kalau di Pamekasan ini (membangun eko wisata), karena komplit, kita punya wilayah tinggi, daratan, dan kita punya wilayah pantai," tandasnya.
Pihaknya akan menginventarisir wilayah yang layak untuk dikembangkan menjadi eko wisata dengan potensi yang ada. Sebab, tidak mungkin semua wilayah yang memiliki potensi wisata dibangun secara bersamaan lantaran anggaran yang tidak memungkinkan.
"Jadi, harus diurut, kira kira yang memiliki potensi paling besar dimana, dilihat dari akses jalannya, potensi pengembangan UMKMnya, sovenir, makanan, dan lain-lain, itu kan jadi satu kesatuan," tandasnya.
Jika mengacu kepada pengembangan eko wisata premium di kawasan pemurnian sapi Madura, terdapat empat kecamatan yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Yakni, Kecamatan Pakong, Pasean, Waru, dan Kecamatan Batumarmar.
"Di situ, tempat populasi sapi yang masuk dalam kategori premium yang memungkinkan untuk kita awali pelaksanaan di empat wilayah itu. Jadi, pak bupati sekarang sedang mendorong, baik dari DD ataupun ADD untuk memaksimalkan desa cermat yang di dalamnya ada temanya," ungkapnya.
Dia memungkasi, salah satu upaya pemerintah kabupaten (pemkab) dalam meningkatkan populasi sapi dengan menggelar konten sapi Madura, serta program inseminasi buatan yang integratif melalui tim bunting serentak (tim buser) oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Pamekasan.
"Jadi, karena tenaganya terbatas, maka masyarakat mengumpulkan (sapi,red) di satu tempat, tidak harus datang ke rumah-rumah. Ini masuk andalan, mudah-mudahan masuk andalan di Jawa Timur," pungkasnya.
BERITA LAINNYA
Buka TMMD ke 130, Bupati Pamekasan Berharap Tingkatkan Semangat Gotong Royong
Selasa, 13 Oktober 2026
Semester Satu 2026, Jawa Timur Raup Investasi hingga 72 Triliun, 1 Juta Lebih Tenaga
Senin, 12 Oktober 2026
Festival Drumband Warnai Perayaan Hari Jadi Pamekasan ke 496
Minggu, 04 Oktober 2026
Bupati Pamekasan Berikan Tali Asih untuk Veteran di Hari Kesaktian Pancasila
Kamis, 01 Oktober 2026
Bupati Pamekasan Instruksikan Puskesmas hingga Rumah Sakit Segera Tangani Pasien Krit
Sabtu, 26 September 2026
Tidak hanya Olahraga, Bupati Pamekasan Komitmen Lestarikan Budaya
Kamis, 24 September 2026
Bupati Pamekasan Buka MTQ Tingkat Kabupaten, Berharap Bukan Sekadar Cari Piala
Rabu, 23 September 2026