diskominfo@pamekasankab.go.id
Jl. Jokotole Gg IV No.01 Pamekasan, Jawa Timur.
Kolaborasi Pemkab Pamekasan, BI dan UTM Madura Sosialisasikan Pengembangan Bawang Merah
Rabu, 19 Juli 2023 995
Pemkab Pamekasan- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Jawa Timur bekerja sama dengan Bank Indonesia (BI), dan Universitas Trunojoyo Madura (UTM) melakukan sosialisasi pengembangan klaster bawang merah, selasa (18/7/2023).
Sosialisasi yang bertempat di Azana Hotel Jalan Jokotole tersebut dihadiri langsung oleh para kelompok tani bawang merah se Kabupaten Pamekasan, dan sejumlah pihak terkait lainnya. Termasuk Wakil Bupati Pamekasan, Fattah Jasin.
"Teman-teman kita yang petani harus punya jiwa intreprenuer, jadi jangan ngurusi tanaman saja, tetapi juga ada organisasi yang bertanggung jawab untuk memperjuangkan anggota supaya ketika panen harga tidak turun," kata Wabup Pamekasan, Fattah Jasin saat memberikan sambutan dalam acara itu.
Menurutnya, petani harus memiliki lembaga yang mampu melindungi anggotanya agar harga tetap berpihak kepada mereka, baik berupa kelompok tani (poktan), atau koperasi yang konsentrasi mengurusi pertanian. Sehingga transaksi pedagang atau tengkulak tidak berhadapan langsung dengan petani.
"Ketika panen bawang, siapa yang mau beli? Maka menurut saya perkuat kelembagaan, itu mutlak, tidak hanya bawang, tembakau pun juga seperti itu. Pemerintah tidak bisa menjamin tingginya harga. Maka perkuatan kelembagaan petani ini harus dimaksimalkan supaya para pembeli itu tidak langsung berhadapan dengan petani. Ini manfaatnya," tegas dia.
Mantan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) ini bercerita pengalamannya saat berkunjung ke negara Jepang. Di negara itu, ada lembaga pertanian yang sangat kuat dalam melindungi petani. Maka, ketika terjadi inflasi di negara tersebut tidak sampai satu persen. Oleh karena itu, maksimalisasi kelembagaan itu tentu harus menjadi perhatian bersama.
"Kita bersepakat ketika mau membeli berhadapan dengan lembaganya, maka ini aman. Ketika lembaganya baik, maka modal, pemerintah akan fasilitasi," tandasnya.
Dia berharap, orang yang menjadi pengurus dalam organisasi pertanian itu adalah mereka yang memiliki komitmen kuat mendorong kesejahteraan petani, bukan justru mengambil keuntungan pribadi dari adanya lembaga tersebut. Karena sifat amanah sangat penting agar tujuan mensejahterakan petani bisa terwujud sesuai harapan.
"Kadang-kadang pengurusnya ini yang menjadi masalah di koperasi kita, tetapi sejatinya koperasi ini dapat mensejahterakan anggota. Karena koperasi itu dibentuk dari anggota, oleh anggota, dan untuk untuk anggota," pungkasnya.
BERITA LAINNYA
Upacara Hari Jadi ke-496, Pemkab Pamekasan Apresiasi Tokoh Penggerak Pendidikan hingg
Selasa, 03 November 2026
Wow! Malam Kemilau Madura Berlangsung Spektakuler
Selasa, 03 November 2026
Ayo Daftar! Pamekasan Sediakan 1.491 Lapangan Kerja
Kamis, 29 Oktober 2026
Pemkab Pamekasan Apresiasi Sarasehan Budaya dan Temu Tokoh Madura
Kamis, 29 Oktober 2026
Gelar Lomba Pencak Silat, Upaya Pemkab Pamekasan Dorong Kemajuan Olahraga dan Budaya
Selasa, 27 Oktober 2026
Optimalisasi Penyusunan PJPK, Pemkab Pamekasan Perkuat Sinergi Lintas Perangkat Daera
Jumat, 23 Oktober 2026
Pemkab Pamekasan Deklarasi Perlindungan Anak di Ruang Digital
Kamis, 22 Oktober 2026