diskominfo@pamekasankab.go.id
Jl. Jokotole Gg IV No.01 Pamekasan, Jawa Timur.
Kolaborasi Pemkab Pamekasan, BI dan UTM Madura Sosialisasikan Pengembangan Bawang Merah
Rabu, 19 Juli 2023 818
Pemkab Pamekasan- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Jawa Timur bekerja sama dengan Bank Indonesia (BI), dan Universitas Trunojoyo Madura (UTM) melakukan sosialisasi pengembangan klaster bawang merah, selasa (18/7/2023).
Sosialisasi yang bertempat di Azana Hotel Jalan Jokotole tersebut dihadiri langsung oleh para kelompok tani bawang merah se Kabupaten Pamekasan, dan sejumlah pihak terkait lainnya. Termasuk Wakil Bupati Pamekasan, Fattah Jasin.
"Teman-teman kita yang petani harus punya jiwa intreprenuer, jadi jangan ngurusi tanaman saja, tetapi juga ada organisasi yang bertanggung jawab untuk memperjuangkan anggota supaya ketika panen harga tidak turun," kata Wabup Pamekasan, Fattah Jasin saat memberikan sambutan dalam acara itu.
Menurutnya, petani harus memiliki lembaga yang mampu melindungi anggotanya agar harga tetap berpihak kepada mereka, baik berupa kelompok tani (poktan), atau koperasi yang konsentrasi mengurusi pertanian. Sehingga transaksi pedagang atau tengkulak tidak berhadapan langsung dengan petani.
"Ketika panen bawang, siapa yang mau beli? Maka menurut saya perkuat kelembagaan, itu mutlak, tidak hanya bawang, tembakau pun juga seperti itu. Pemerintah tidak bisa menjamin tingginya harga. Maka perkuatan kelembagaan petani ini harus dimaksimalkan supaya para pembeli itu tidak langsung berhadapan dengan petani. Ini manfaatnya," tegas dia.
Mantan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) ini bercerita pengalamannya saat berkunjung ke negara Jepang. Di negara itu, ada lembaga pertanian yang sangat kuat dalam melindungi petani. Maka, ketika terjadi inflasi di negara tersebut tidak sampai satu persen. Oleh karena itu, maksimalisasi kelembagaan itu tentu harus menjadi perhatian bersama.
"Kita bersepakat ketika mau membeli berhadapan dengan lembaganya, maka ini aman. Ketika lembaganya baik, maka modal, pemerintah akan fasilitasi," tandasnya.
Dia berharap, orang yang menjadi pengurus dalam organisasi pertanian itu adalah mereka yang memiliki komitmen kuat mendorong kesejahteraan petani, bukan justru mengambil keuntungan pribadi dari adanya lembaga tersebut. Karena sifat amanah sangat penting agar tujuan mensejahterakan petani bisa terwujud sesuai harapan.
"Kadang-kadang pengurusnya ini yang menjadi masalah di koperasi kita, tetapi sejatinya koperasi ini dapat mensejahterakan anggota. Karena koperasi itu dibentuk dari anggota, oleh anggota, dan untuk untuk anggota," pungkasnya.
BERITA LAINNYA
Apresiasi Pamekasan Economic Fest 2026, Bupati Dorong Pertumbuhan Ekonomi
Rabu, 10 Juni 2026
Pemkab Pamekasan Akan Rancang Wisata Halal
Selasa, 09 Juni 2026
Pemkab-Pemdes dan Peguyuban Teken MoU Pengelolaan Wisata Jumiang
Senin, 08 Juni 2026
Pamekasan Kembali Raih WTP, Bupati Kholil Pertahankan Capaian ke 12
Sabtu, 30 Mei 2026
Disdikbud Pamekasan Sosialisasikan Penerbitan Ijazah Elektronik
Selasa, 26 Mei 2026
Bupati Pamekasan Meraih Penghargaan Prestisius dari Mendikdasmen RI
Selasa, 26 Mei 2026
Harkitnas 2026, Bupati Pamekasan : Mari Bangkit, Malu Datang Terlambat
Kamis, 21 Mei 2026